Walikota Pekanbaru Bolehkan Anggota Dewan Pakai Mobnas

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Walikota Pekanbaru, Firdaus MT memberi kelonggaran kepada anggota dewan untuk tetap menggunakan mobil dinas. Padahal, sebentar lagi mereka akan mendapatkan tunjangan transportasi. Diperkirakan satu anggota dewan akan mendapatkan uang transportasi sebesar Rp 15 juta per bulan.

“Kalau ada yang punya mobil cuma satu dan mau memakai mobil dinas itu, karena tidak ada mobil lain, ya tidak apa, pakailah itu dulu,” kata Firdaus akhir pekan kemarin.

Kelonggaran tersebut diberikan Pemko Pekanbaru karena menurut Firdaus, DPRD Kota Pekanbaru adalah bagian dari pemerintah. Sehingga harus saling mendukung dan memahami.
“Legislatif itukan juga bagian dari pemerintah. Jadi mesti harus saling bekrja sama dan bersinergi serta saling memahami,” sebutnya.

Namun, kata Firdaus, bukan berarti kelonggaran tersebut diberikan kepada anggota dewan untuk mereka nikmati seluruhnya. Jika nanti tunjangan sudah diterima oleh anggota dewan, maka seluruh anggota dewan tersebut harus mengembalikan mobil dinas.
“Kalau kita sudah bayarkan tunjangan transportasinya, baru nanti kita tarik semua,” ujarnya.

Sebab, jika anggota dewan sudah menerima tunjangan transportasi dan tetap menggunakan kendaraan dinas, maka dikhawatirkan akan menjadi temuan. Sehingga kedean jika uang transportasi sudah diberikan, mobil dinas harus dikembelikan ke Pemko Pekanbaru.

“Kalau sudah dikasih uang transportasinya, tolong dikembalikan mobilnya, kalau tidak nanti kita ditegur audior dan ditegur rakyat,” katanya.
Saat ditanya kapan Pemko akan mencairkan dana trasportasi bagi anggota DPRD Kota Pekanbaru, Firdaus mengaku belum bisa memastikanya. Sebab anggaran transportasi bagi anggota dewan baru dianggarkan di APBD Perubahan.

“Kapan dapatnya juga belum tau, baru dianggarkan di APBD P. Kalau cepat selesai, cepat juga kita membayarkan uang transportasinya,” sebut Firdaus.

Seperti diketahui, pengembalian mobil dinas milik anggota dewan tidak jelas. Sejauh ini mobil dnas tersebut belum diserahkan ke Pemko Pekanbaru. Namun sejumlah pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru menyebut jika mobil dinas tersebut sudah digunakan oleh pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru. (*)