JJF Cafe, Tempat Nongkrong Mahasiswa di Pekanbaru

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Jika kalian mahasiswa/i Pekanbaru, mungkin sudah tak asing lagi dengan tempat nongkrong satu ini, Cafe JJF. Meskipun menggunakan kata “cafe” sebagai awalan namanya, namun Cafe JJF bukanlah cafe seperti pada umumnya, melainkan tempat makan yang dianggap cukup terjangkau bagi kantong mahasiswa/i.

Seperti yang diungkapkan Via, salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, bahwa dirinya sering nongkrong bareng teman kuliah di JJF Cafe. Adapun alasannya memilih JJF sebagai tempat nongkrong bersama teman dikarenakan dekatnya dengan kampus dan ada wifi sehingga memudahkan untuk mengerjakan tugas kuliah.

“Karna kafenya dekat dengan kampus dan wifi nya juga lancar. Merasa terbantu karna kelancaran wifinya kalau buat tugas kuliah,” ungkapnya, Rabu (22/11/2017).

Selain itu, sambung Via, makanan di kafe ini cocok untuk kalangan mahasiswa dan mahasiswi. Disini banyak mahasiswa yang nongkrong jadi lebih enak dan lebih bisa jadi tempat untuk berkenalan dengan mahasiswa lain. “Selain itu disini juga menyediakan tempat untuk ngecas sehingga banyak mahasiswa yang suka nongkrong disini sekalian untuk tempat belajar kelompok,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Humaira mahasiswi Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi UIN Suska juga berpendapat bahwa nongkrong di cafe jjf itu lebih nyaman dan tempatnya sangat strategis untuk nongkrong serta hangout bareng teman-teman.

“Lebih dekat dengan kampus tepatnya di jalan Garuda Sakti Km 2, sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk mencari tempat ngerjain tugas sama teman-teman. Disini juga pelayanannya bagus, karna sangat ramah dan cepat dalam menyajikan makanan dan minuman. Cafe jjf itu wifinya sangat lancar dan sangat cocok untuk dijadikan tempat tongkrongan bersama teman,” katanya.

Makanan disini, kata Humaira, dengan modal Rp 20 ribu sudah dapat paket makan dan minum. “Harga jus di cafe ini sangat murah, mulai dari Rp 6 ribu. Sangat terjangkau oleh kalangan mahasiswa/i. Di cafe jjf juga banyak kalangan komunitas bukan hanya mahasiswa saja,” pungkasnya.(fadila)