Rohul Akan Fokus Wisata Alam dan Budaya, Ini Pemetaan Wilayahnya

SALISMA.COM (SC), PASIRPANGARAIAN – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rokan Hulu Nifzar mengatakan, pemkab akan fokus mengembangkan dua sektor wisata yakni wisata alam dan budaya.

Pengembangan wisata alam ini akan dipusatkan di Kecamatan Rambah, Bangun Purba, Rokan IV Kota dan Pendalian IV Koto, dan Tandun karena kecamatan itu memiliki kondisi alam yang masih asri.

Sementara untuk koridor wisata budaya, nantinya akan diarahkan di Kecamatan Kunto Darussalam, Kepenuhan, Tambusai, Tambusai Utara, karena alamnya sudah mulai tergerus.

“Kita berharap dengan memaksimalkan dua koridor wisata ini diharapkan budaya tetap lestari, dan alam Rohul dapat kita manfaatkan untuk kepentingan peningkatan pariwisata,” ujar Nifzar usai membuka Forum Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten (Riparkab) tahun 2017 di Kantor Bappeda, Selasa (28/11).

Dia menyebutkan, pengembangan dua koridor wisata tersebut harus ditunjang dengan koridor ekonomi lokal.

Forum Riparkab Rohul menghadirkan narasumber, yaitu Deputi Hukum dan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Lusi Kusuma Dewi dan Kabid Destinasi Pariwisata Provinsi Riau Fuad

Nifzar mengungkapkan, pada prinsipnya kendala yang saat ini dihadapi adalah peningkatan akses dan ketersediaan infrastruktur. Maka pihaknya akan melakukan koordinasi dalam rangka percepatan dengan beberapa OPD terkait, seperti Dinas PU, Pariwisata, Sosial, Koperasi dan masyarakat.

“Dalam Riparkab itu akan menjadi acuan kita dalam mengembangkan pariwisata di Rohul untuk 20 tahun mendatang. Jadi kita harus melengkapi data-data untuk menjadi sebuah dokumen yang bisa menarik dana dari pusat. Kalau hanya mengandalkan APBD Rohul tidak akan sanggup,” imbuhnya.

Terkait Mesjid Agung, Nifzar mengatakan akan dijadikan pusat destinasi wisata Rohul tapi hanya konteks religi. Pihaknya akan melakukan integrasi dan konektifitas, bersamaan dengan wisata alam dan budaya. (*)