Ide Seorang Perawat Bawa Kelompok Lavender Siak Raih Penghargaan Kemenkes

SALISMA.COM (SC), SIAK – Berawal dari ide pemanfaatan Toga dan Akupresur di Desa Tanjung Kuras, Sungai Apit dari Yusniati, seorang perawat yang bertugas di puskesmas wilayah tersebut. Hingga akhirnya Kelompok asuhan mandiri Lavender 1 berhasil meraih penghargaan dalam penilaian pemanfaatan Taman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur kategori kawasan terpencil/sangat terpencil dari Kementerian Kesehatan.

Yusniati memulainya pada April 2016 dengan mengadakan pertemuan antar lintas sektor dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Dusun Tanjung Layang, Kampung Tanjung Kuras.

“Respons masyarakat disana cukup bagus, untuk tahap awal kami tanam 10 jenis tanaman Toga, sekarang sudah berkembang menjadi 80 jenis tanaman,” kata Yusniati.

Dia mengajak, masyarakat untuk memasyarakatkan jenis-jenis tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan, sehingga konsumsi obat-obatan yang mengandung bahan kimia bisa dikurangi.

Selain itu keuntungan dari pemanfaatan Toga tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di dusun tersebut. hasil dari toga tersebut.

“Tanaman dijual sebagai tambahan penghasilan keluarga dan sisanya dikonsumsi sendiri, kemudian ada yang diolah menjadi jamu kering dan minuman jahe serbuk sebagai obat tradsional,” ungkap dia.

Inovasi yang dilakukan Yusniati ini mengantarkan nama Kabupaten Siak terpilih untuk mewakili Provinsi Riau dalam penilaian pemanfaatan Toga dan Akupresur tahun 2017 ke tingkat nasional kategori wilayah desa terpencil/sangat terpencil.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan kepada kelompok asuhan mandiri Lavender 1 Tanjung Kuras, Sungai Apit yang didampingi Sekdakab Kabupaten Siak, Tengku Said Hamzah dan Kepala Dinas Kesehatan Tony Chandra di Surakarta, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah Kabupaten Siak kembali mendapat penghargaan tingkat nasional dibidang kesehatan, dengan adanya pemanfaatan Taman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur ini desa-desa lainnya jadi terinspirasi untuk memanfaatkan Toga di lingkungan rumahnya,” kata Hamzah. (*)