Warga Pekanbaru Bentuk Aliansi Gerakan Damai untuk Menumpas Begal

Aksi begal kembali merajalela di daerah Pekanbaru dan sekitarnya. Tidak sedikit korban yang terluka dan beberapa orang meninggal dunia.

Untuk mengantisipasi kejadian terulang lagi, sejumlah masyarakat Pekanbaru membentuk Aliansi Gerakkan Damai, yang berisikan pemuda, masyarakat dan mahasiswa, serta komunitas motor, termasuk XTC Pekanbaru.

Ketua XTC Pekanbaru, Dhika kepada Tribun, mengatakan, Aliansi Gerakan Damai ini diketuai oleh Indra.

Tujuan dibuat adalah untuk membantu masyarakat mengatasi begal yang meresahkan akhir-akhir ini.

“Kami melakukan sweeping di jalan setiap malam. Jika ada warga yang kena begal, kami akan kejar langsung pelakunya. Jika dapat, kita akan serahkan ke pihak kepolisian bersama barang buktinya. Kita tidak mau ada warga yang takut lagi keluar malam,” ujarnya, Minggu (17/12/2017).

Dikha menambahkan, ada beberapa titik Pekanbaru yang menjadi tempat sweeping mereka, seperti Panam, Rimbo Panjang, Rumbai, Kulim, Kubang dan tempat lainnya.

“Kita juga ingin membersihkan nama kita. Jangan sampai klub motor menjadi sasaran imej buruk masyarakat yang menjadi pelaku begal. Semoga ke depan, para begal itu bisa ditangkap dan warga Pek tidak kawatir lagi keluar malam,” pungkasnya.