Malam Tahun Baru Lalin di Simpang Panam Dialihkan ke Jalur Alternatif

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Arus lalu lintas di Simpang Panam atau perbatasan Pekanbaru-Kampar akan dialihkan pada malam tahun baru, Minggu (31/12) malam.

Hal ini untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Pekanbaru. Begitu pula arus kendaraan sebaliknya menuju Kampar.

Tim gabungan Operasi Lilin Siak 2017 sudah menggelar rapat untuk mengantisipasi macet kendaraan pada malam pergantian tahun.

Rapat pada Kamis (28/12) sore kemarin, dipimpin Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi, Kasat Lantas Pekanbaru, Dishub Pekanbaru, Kasat Lantas Kampar dan Dishub Kampar. Hasil rapat ini juga disampaikan Polresta Pekanbaru kepada pimpinan DPRD Pekanbaru.

Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy menjelaskan pengalihan arus lalu lintas menggunakan jalan alternatif dari arah Rimbo Panjang, dialihkan melalui jalur kawasan UIN, lalu masuk Jalan Garuda Sakti.

Sementara itu, dari Jalan HR Soebrantas dialihkan ke Jalan Kubang Raya (Desa Tambang), lalu masuk ke Desa Terantang menuju Bangkinang.

“Pada jalur pengalihan itu, kita sudah siapkan pos dan petugasnya. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” papar Waka Polresta, saat berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga di ruang kerjanya, Jumat (29/12).

Dia mengatakan, malam pergantian tersebut arus lalu lintas cukup padat, sehingga membutuhkan perhatian yang lebih dan intens dari petugas. Pihaknya sudah mempersiapkan 700 personil, bahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan seperangkat kepala desa, lurah dalam pengamatan jalur alternatif ini.

Sementara itu untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan di tengah lonjakan arus balik, pihaknya telah menempatkan personil anti-premanisme. Begitu juga tim anti-bandit seperti pencurian sepeda motor dan lainnya.

“Jadi semua tempat sudah dalam pantauan kami, jika masyarakat membutuhkan bantuan dan pengaduan segera melapor melalui Polisi Zapin Masyarakat,” pintanya. (*)