Sejumlah Lahan Mulai Terbakar, Riau Kembali Siaga Darurat Karhutla

PEKANBARU – Pemprov Riau segera menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini. Pasalnya, kebakaran lahan dan hutan sudah mulai terjadi di berbagai daerah.

Satu kabupaten yang sudah menetapkan status siaga darurat adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Sedangkan yang akan menetapkan status dalam waktu dekat ini adalah Kepulauan Meranti, disusul Pelalawan dan Indragiri Hulu.

“Inhil sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla, Meranti juga sedang mempersiapkan. Syarat provinsi menetapkan status harus ada dua kabupaten yang berstatus siaga darurat,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, Rabu (14/2).

Menurut Edwar, memang kebakaran sudah mulai terjadi namun sejauh ini masih bisa diatasi tim yang siaga di daerah. Termasuk kebakaran yang terjadi di Kepulauan Meranti.

“Untuk penanganan dan pencegahan makanya kita berlakukan saja nanti status siaga darurat. Ketika sudah ada dua yang menetapkan maka langsung provinsi menetapkan siaga darurat,” jelas Edwar.

Dia juga sudah melakukan komunikasi ke BNPB untuk meminta penambahan bantuan. Baik itu berupa unit helikopter dan pesawat dalam menangani kebakaran.

“Saya sudah minta bantuan dengan kordinasi ke BNPB minta satu pesawat TMC, satu helikopter dan satu pesawat patroli. Mudah mudahan segera dikirimkan,” lanjut Edwar.

Sementara Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dihari terakhirnya masuk kerja Rabu (14/2) sempat mengenakan seragam BPBD saat apel terakhirnya.

Gubernur langsung melakukan patroli Karhutla bersama Kepala BPBD melihat dimana saja titik kebakaran tersebut terjadi. “Makanya saya pakai seragam BNPB. Karena saya mau mantau ke lapangan,” ujar Andi.

Menurut Andi, sebelumnya Presiden RI Joko Widodo sudah mengingatkan agar dilakukan upaya pencegahan dan antisipasi karena Riau sudah mulai memasuki musim kering. “Kita jalankan sesuai Intruksi Presiden saja. Karena pak Presiden sudah mengingatkan dan tentunya akan disupport penuh dari pusat nantinya,” katanya. (*)