BPDP Riau Mengatakan Kendala di Lapangan Selama ini yakni Jauhnya Sumber Air

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan kendala di lapangan yang selama ini dialami oleh petugas pemadam Karhutla, yakni jauhnya sumber air. Sehingga membuat petugas hanya memadamkan lahan terbakar itu dengan ranting pohon.

“Kendala peralatan ya tidak ada sumber air jadi pakai batang pohon aja untuk matikan api. Kadang anggota padamkan api juga tidak pakai masker,” katanya Senin 12 Maret 2018.

Hal seperti ini menurut Edwar juga perlu menjadi perhatian, setidaknya distribusi masker untuk petugas cukup. Termasuk peralatan lainya.

Edwar mengatakan, aktivitas padamkan api di sejumlah areal lahan terbakar saat ini sudah berjalan. Selain itu siaga dengan melakukan patroli juga dilakukan untuk antisipasi lahan terbakar atau ada orang yang membakar lahan.

Tim pemadaman Karhutla saat ini membutuhkan bantuan peralatan dari BNPB, seperti helikoper dan tindakan modifikasi cuaca. Helikoper begitu penting untuk kegitan patroli melalui udara dan teknik modifikasi cuaca sangat membantu untuk menurunkan hujan sehingga kawasan lahan yang terbakar dengan akses tempuh sulit bisa segera padam.

“Dukungan tersebut juga kami hadapkan ada dan terus dari pihak perusahaan,” sambungnya

Sekadar informasi, BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi kemunculan dua titik panas (hotspot) di Riau pada hari ini, pada level confidence di atas 50 persen, Senin 12 Maret 2018.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi menjelaskan kemunculan dua titik hotspot di Riau itu berada di Kota Dumai. Satu titik diantaranya berada pada level confidence di atas 70 persen.

“Selain di Riau ada provinsi lain di Sumatera juga terdeteksi kemunculan titik panas itu. Yakni di Aceh dengan jumlah juga sebanyak 2 titik. Dengan demikian total jumlah hotspot di Riau pada hari ini ada 4 titik,” katanya.

Sekedar informasi, suhu udara di Riau pada hari ini berkisar pada 23.0 sampau dengan 33.0 derajat celcius dengan kelembaban udara 50 sampai dengan 98 persen.

Arah angin bertiup dari Utara ke Timur Laut dengan kecepatan 09 sampai dengan 27 kilometer per jam, dan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi hampir di sebagian besar wilayah di Riau. (*)