oleh

Gubri Akui Masih Ada Kritik Terkait Pelayanan RSUD Arifin Achmad

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengakui masih ada kritik terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Kendati demikian secara keseluruhan Guberi mengklaim pelayanan di rumah sakit milik Pemprov Riau itu terus membaik seiring perbaikan fasilitas dan SDM.

“Kita terus lakukan perbaikan gedung saat ini bisa dilihat peralatannya juga sudah baru,” kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usai peninjauan di Pekanbaru, Sabtu (22/04/2017).

Andi menyebutkan secara umum baik layanan RSUD Arifin Achmad maupun peralatannya sudah semakin baik dibanding dulu.

Anggaran kesehatan Riau juga sudah cukup besar nilainya mencapai 10 persen dari APBD. Walau tidak semua digantungkan ke provinsi sebab tak akan sanggup.

Dia menilai membaiknya layanan RSUD itu juga dibuktikannya dari hasil diskusi langsungnya dengan keluarga pasien yang dijumpai saat mengunjungi RSUD pekan ini. “Kita sudah sama mendengar semuanya menyampaikan pelayanan puaslah saat saya tanya,” kata Andi.

Walau ia tidak menampik masih ada kritikan terhadap pelayanan RSUD dari pasien misalkan terkait pemadaman listrik yang terkadang membuat tidak nyamannya penderita dan keluarga.

Menurut Andi kalau ada masalah listrik secara teknis ada genset yang rusak itu diluar kemampuan manusia, selama operator genset rumah sakit memelihara itu.

“Tetapi kalau dia tak terpelihara karena sengaja itu yang kita tak mau biar ditegur pak Dirut RSUD,” kata Andi.

Disebutkan dia lagi hal-hal teknis memang belum bisa dihindari dari pelayanan RSUD karena namanya manusia bukan mesin.

Masalah teknis pasti sedikit ada, namanya kita pelayanan tak ada sempurnanya. Kita bukan seperti mesin bisa di program jadi. Tetapi kita akan terus tingkatkan,” janjinya.

Sementara itu Direktur RSUD Arifin Achmad Nuzelly Husnedy menyatakan pihaknya selalu berupaya memberikan layanan maksimal. Perbaikan fisik bertahap termasuk gedung lama di bagian belakang akan dibenahi. SDM juga tidak ketinggalan.

“Saat ini RSUD sudah punya 31 dokter spesialis dimana enam diantaranya fokus pada kanker, dengan demikian kita sudah mumpuni melakukan layanan pengobatan kanker tersebut,” sebutnya. (*)