oleh

Anggota Dewan Kantongi Bukti Peredaran Miras di Pekanbaru

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi mengatakan, peredaran minuman beralkohol yang bebas diperjualbelikan sangat meresahkan masyarakat. Hal itu berdasarkan aspirasi yang diperolehnya dari warga. Bahkan disertai dengan bukti berupa foto.

“Masyarakat mulai resah dengan peredaran bebas minuman beralkohol ini. Ada bukti disampaikan kepada kami,” ujar Mulyadi, Kamis (04/05/2017).

Dia mengemukakan saat ini  warga mulai resah karena minuman beralkohol dipajang dan dijual bebas, salah satunya di Toko Buah Pekanbaru.

Lebih lanjut dia menyebutkan, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No. 6 Tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol, salah satu hal yang diatur terkait dengan dilarangnya toko modern dan pengecer menjual minuman beralkohol dengan kadar di bawah 5 persen atau jenis bir.

“Dalam aturan ini, mini market dan pengecer tak boleh menjual bir termasuk warung-warung yang luasnya 12 meter persegi juga dilarang,” imbuhnya.

Mulyadi menilai selain tempat tersebut, masih ada usaha lain yang masih berani menjual minuman beralkohol secara bebas di Pekanbaru.

“Kita menduga masih ada tempat lain yang juga menjual miras, maka ini perlu diawasi secara rutin oleh penegak perda,” katanya.

Ia juga mencontohkan dalam aturan yang telah dibuat dua tahun lalu bahwa minuman beralkohol hanya boleh dijual di kafe-kafe.

Bahkan konsumen, katanya, hanya boleh mengkonsumsi minuman beralkohol di kafe tersebut dan tidak boleh dibawa pulang atau keluar dari lokasi tersebut. (*)