oleh

Bulan Sya’ban Mengandung Sejarah Perintah Puasa Untuk Ramadan

-News-165 views

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Bulan Sya’ban meninggalkan sebuah sejarah dalam syariat islam, bahwa perintah puasa ramadan itu diwajibkan pada umat islam, yakni pada tahun ke 2 hijriah. Perintah itu diturunkan Allah kepada rasul tepatnya pada 15 Sya’ban.

“15 hari setelah perintah itu turun maka umat islam serentak melakukan puasa, dan ini menjadi bagian dalam rukun islam. Ibadah puasa ini bukan terkhusus untuk umat Nabi Muhammad SAW, tapi juga diwajibkan bagi orang-orang sebelum kamu,” ujar Ustaz Mawardi dalam sebuah khutbah di Mesjid Al Hidayah, Jumat (12/5/2017).

Dia mengabarkan yang dipanggil Allah SWT untuk berpuasa adalah orang-orang yang beriman. Allah lebih memilih orang-orang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa, karena mendapatkan kecintaan dari Allah SWT.

Orang-orang beriman itu selalu berkata berbuat sesuatu yang membuat Allah SWT cinta kepadanya. Mereka dipanggil Allah SWT untuk melaksanakan ibadah puasa. Perintah berpuasa lebih seperti bentuk kejutan yang Allah berikan kepada orang yang dicintainya. Dimana kejutan itu hanya Allah yang tahu.

“Panggilan orang-orang yang beriman itu adalah panggilan kesayangan olah Allah. Tujuannya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Nya. Orang beriman telah mempersembahkan dirinya untuk menjalankan perintah Allah SWT,” tambahnya.

Bentuj penghambaan diri orang-orang beriman sebagai simbol penyerahan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian apapun  diperintahkan Allah SWT akan diikuti dan apa saja  dilarang maka tidak akan dilaksanakan. Tujuannya untuk mengharapkan keampunan atas dosa yang telah dilakukan.

“Kita diperintahkan Allah untuk berpuasa. Maka sejak Sya’ban ini kita sudah harus mempersiapkan diri. Ini perintah yang memang agak besar. Namun karena ini perintah Allah, maka sebagai orang yang beriman maka harus dilakukan,” ujar Mawardi. (SC3)