oleh

Walikota Pekanbaru Minta Gojek Stop Beroperasi

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Meski baru dilantik pada Senin kemarin, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT ternyata turut mengikuti perkembangan konflik angkutan umum berbasis aplikasi dan ojek online.

Usai memimpin apel upacara perdana pada Selasa (23/5/2017) di Kantor Walikota, Firdaus meminta sopir angkutan umum berbasis aplikasi dan ojek online untuk tidak beroperasi terlebih dahulu. Penghentian sementara operasional ojek online dan angkutan berbasis aplikasi lainnya ini menyusul adanya penolakan sejumlah sopir taksi konvensional di Pekanbaru.

“Sebaiknya ini distop dulu. Supaya tidak ada kekacauan dan keributan,” kata Firdaus singkat.
Dia mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemeritah Pusat yakni Kementrian Perhubungan terkait regulasi yang mengatur soal angkutan berbasis aplikasi. Sebab sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kepastian aturan mana yang bisa digunakan untuk menata dan menertibkan angkutan berbasis aplikasi seperti Gojek.

“Pemerintah Pusat memang harus cepat dan cerdas menyikapinya, harus segera membuat regulasinya. Karena pemilik aplikasi itu bukan operator transportasinya. Maka pada saat dikejar dengan undang-undang transportasi mereka tidak kena. Karena mereka bukan operator angkutan. Mereka hanya menjual jasa aplikasi untuk mempermudah masyarakat,” beber Firdaus.

Sebelumnya pengemudi taksi berbasis aplikasi dan ojek online ini mendapat penolakan dari pengemudi konvensional. Bahkan sempat terjadi bentrok dan saling pukul. (*)