SALISMA.COM, DUMAI – Sepanjang Agustus 2025, Pemerintah Kota Dumai mencatatkan capaian gemilang dengan memborong berbagai penghargaan bergengsi di tingkat provinsi hingga nasional. Raihan ini menjadi indikator nyata keberhasilan pembangunan yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan.
Prestasi diawali dengan Satpol PP Kota Dumai yang meraih Public Service for IMPACT Award Riau 2025 atas inovasi dan dampak layanan publik yang dirasakan langsung masyarakat. Selanjutnya, Dumai kembali menegaskan komitmennya terhadap perlindungan anak dengan mempertahankan Anugerah Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya selama tiga tahun berturut-turut.
Di bidang perencanaan pembangunan, Dumai dinobatkan sebagai Terbaik I kategori Perencanaan dan Pencapaian Daerah Tingkat Kota se-Provinsi Riau dengan nilai tertinggi, mencerminkan perencanaan yang matang dan kinerja pembangunan yang konsisten.
Tak hanya itu, Dumai juga masuk Top 3 Daerah Penyumbang Realisasi Investasi Terbesar di Riau, memperlihatkan iklim investasi yang kondusif dan progresif.
Pada sektor kebudayaan, Pemko Dumai menerima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) atas ekspresi budaya tradisional Layang-Layang Kuaw Raja Tebuk Isi, sebagai bentuk perlindungan terhadap warisan budaya lokal.
Prestasi Dumai kian lengkap dengan total 12 penghargaan di bidang kependudukan, pendidikan, dan kesehatan, mulai dari Sekolah Siaga Kependudukan tingkat nasional dan provinsi, Kampung KB Berkualitas, hingga apresiasi bagi klinik swasta dan generasi muda berprestasi.
Di level kepemimpinan, Wali Kota Dumai H. Paisal meraih penghargaan Kepala Daerah dengan Pencapaian Pembangunan Infrastruktur Terbaik serta BAZNAS Award 2025 sebagai kepala daerah pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Sementara itu, Diskominfotiksan Kota Dumai turut menerima Tribun Pekanbaru Digital Award 2025 atas keberhasilan pengelolaan komunikasi dan branding pemerintah di ruang digital.
Rangkaian penghargaan ini menegaskan posisi Dumai sebagai daerah yang tidak hanya fokus membangun fisik, tetapi juga memperkuat layanan publik, SDM, budaya, digitalisasi, dan kesejahteraan sosial secara seimbang dan berkelanjutan. (ADV)

