Erdogan Usir Konsul Israel, Sebut Netanyahu Teroris

SALISMA.COM (SC) – Setelah mendepak Duta Besar Israel, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengusir konsul jenderal negara itu di Istanbul, Kamis (17/5) kemarin.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pengusiran itu dilakukan “untuk sementara waktu.”

Langkah tersebut dilakukan Ankara sebagai bentuk protes keras terhadap kekerasan dan kekejaman militer Israel terhadap warga Palestina yang berdemo di Jalur Gaza awal pekan ini.

Sebanyak 62 warga Palestina disebut tewas dalam unjuk rasa menolak pembukaan kedutaan Amerika Serikat untuk Israel di Yerusalem itu.

Turki menjadi salah satu negara paling vokal mengecam Israel terkait kekerasan pasukan keamanannya terhadap pendemo di Gaza.

Erdogan menyebut negara pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai teroris dan menganggap tindakan militer Israel di Gaza sebagai genosida.

Dikutip Reuters, dia menganggap bentrokan di Gaza awal pekan ini sebagai pertumpahan darah paling mematikan dalam sejarah konflik Palestina dan Israel sejak 2014 lalu.

Erdogan bahkan mendesak negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menggelar pertemuan darurat pada Jumat pekan ini demi merespons kekerasan di Gaza tersebut.

Orang nomor satu di Turki itu juga telah lebih dulu mengusir duta besar Israel untuk negaranya. Tak hanya itu, Erdogan juga menarik duta besarnya di Amerika Serikat dan Israel sebagai protes keras terhadap peresmian gedung kedutaan AS di Yerusalem pada Senin (14/5) dan kekerasan di Gaza.(*)