SALISMA.COM, PEKANBARU – Prestasi membanggakan diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru melalui Tim Perpustakaan El-Hayaah dalam Festival Literasi Provinsi Riau 2026. Stan yang mereka hadirkan berhasil meraih penghargaan sebagai Stand Teredukatif.
Festival Literasi Riau 2026 diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau pada 5–7 Agustus 2026. Dalam ajang tersebut, Perpustakaan El-Hayaah mengusung tema “Riau Membaca Generasi Berkarya”.
Konsep stan tidak hanya menghadirkan koleksi buku, tetapi juga memamerkan berbagai hasil karya literasi yang dibuat oleh siswa dan guru MAN 1 Pekanbaru. Kehadiran karya-karya tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung festival.
Selama tiga hari pelaksanaan, stan Perpustakaan El-Hayaah tercatat dikunjungi dan menjadi ruang interaksi bagi lebih dari 100 orang. Kepala Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru, Atikah Hermansyah, menyebut penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan kreativitas seluruh tim serta kolaborasi yang solid dengan Komunitas Guru Ngopi. Kami ingin membuktikan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang tumbuh bagi gagasan, edukasi interaktif, dan literasi yang bernyawa,” ujar Atikah.
Tim Perpustakaan El-Hayaah yang terlibat terdiri dari Atikah Hermansyah, Sarnilawati, Betri Maizarmis, dan Suryo Pranoto.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga menggandeng Komunitas Guru Ngopi (KGN), khususnya dalam proses penerbitan karya literasi yang dihasilkan siswa dan guru MAN 1 Pekanbaru.
Melalui kolaborasi itu, karya warga madrasah mendapat ruang lebih luas untuk dikenal masyarakat. Karya tersebut tidak hanya ditempatkan sebagai koleksi perpustakaan, tetapi juga diperkenalkan melalui forum literasi tingkat Provinsi Riau.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj. Norerlinda, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai festival menjadi momentum bagi madrasah untuk memperkenalkan berbagai aktivitas serta karya literasi kepada masyarakat.
Penghargaan Stand Teredukatif sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Perpustakaan El-Hayaah dalam mengembangkan fungsi perpustakaan sebagai ruang pembelajaran dan kreativitas.
Antusiasme lebih dari 100 pengunjung yang berinteraksi dengan stan selama festival juga menjadi gambaran bahwa karya literasi siswa dan guru memiliki ruang untuk diperkenalkan kepada publik.

