SALISMA.COM, PELALAWAN– EMP Bentu Limited memperkuat dukungannya dalam penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Dukungan tersebut dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari membantu pemadaman dan cooling api hingga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang terdampak kabut asap.
Melalui program EMP Peduli Sehat, perusahaan menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga Rantau Baru pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 warga dengan melibatkan sembilan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pangkalan Kerinci II.
Dalam pelayanan tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kepala Puskesmas Pangkalan Kerinci II, dr. Diding Piliang, menyebut keberadaan titik api di sekitar desa telah berlangsung sekitar 12 hari. Kondisi tersebut mulai menimbulkan keluhan kesehatan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kita mendapat rezeki dari EMP Bentu Limited. Apalagi sekarang ada beberapa titik api di dekat Desa Rantau Baru. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 12 hari dan dampaknya mulai dirasakan masyarakat, seperti pilek dan sesak napas,” ujar Diding.
Apresiasi juga disampaikan warga. Hasan Ubud, salah seorang warga Rantau Baru, mengucapkan terima kasih atas layanan kesehatan yang diberikan EMP Bentu.
“Terima kasih kepada EMP Bentu yang telah memberikan pengobatan gratis di desa kami. Semoga masyarakat Rantau Baru selalu sehat dan dihindarkan dari bahaya musibah kebakaran,” ujarnya.
Penanganan karhutla sendiri masih berlangsung di sekitar wilayah operasional EMP Bentu. Bersama mitra kerja, perusahaan telah melakukan pemadaman selama hampir dua pekan.
Tim di lapangan saat ini masih melaksanakan cooling untuk mencegah munculnya kembali api. Selain personel dan peralatan pemadaman, satu unit excavator turut dikerahkan oleh mitra kerja EMP untuk membantu proses pemadaman dan cooling.
Sementara itu, water truck digunakan untuk memastikan ketersediaan pasokan air selama proses penanganan kebakaran.
Upaya mitigasi dampak kabut asap juga dilakukan melalui pembagian masker. EMP Bentu tercatat telah menyalurkan 18.000 masker sejak 26 Agustus 2026.
Masker tersebut disalurkan melalui pemerintah kecamatan, PMI Pelalawan, kelurahan, puskesmas dan masyarakat. Kelurahan Langgam serta Desa Rantau Baru menjadi wilayah prioritas karena berada di Ring I operasional EMP Bentu.
Kepala Desa Rantau Baru, Nurzikri Anton, menyampaikan bahwa perhatian perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat di tengah kondisi karhutla.
“Desa Rantau Baru termasuk wilayah Ring I perusahaan, sehingga kami sangat mengapresiasi kepedulian yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tidak hanya hari ini saja,” ujar Nurzikri.
CSR Officer EMP Group, Jajang Suherman, mengatakan program pengobatan gratis tersebut merupakan bagian dari agenda EMP Peduli Sehat yang akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah operasional perusahaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program EMP Peduli Sehat yang secara bertahap akan dilaksanakan di beberapa titik wilayah operasional. Semoga layanan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jajang.
EMP CSR and Communication Division Manager, Iman Soerjasantosa, menambahkan bahwa perusahaan berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di wilayah operasional.
“Pengobatan massal dan dukungan terhadap pemadaman api merupakan bagian dari upaya kami untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat di wilayah operasi, terutama ketika menghadapi kondisi seperti saat ini,” ujar Iman.***

