Jangan Terlalu Sering, Memencet Komedo Ternyata Bisa Merusak Kulit

SALISMA.COM (SC) – Memencet komedo memang sering dilakukan banyak orang karena gemas ingin menghilangkannya. Apalagi, terkadang komedo tak bisa tuntas dihilangkan dengan produk skincare di pasar saja.

Komedo terjadi akibat penumpukan sel kulit mati, minyak, keringat, dan juga kotoran, yang menyumbat pori-pori. Ada komedo yang tampak seperti titik-titik kehitaman (blackhead) atau mirip jerawat kecil (whitehead).

Seperti halnya jerawat, banyak juga orang yang punya kebiasaan memencet komedo untuk mengeluarkan isinya. Namun, memencet komedo sendiri sebenarnya tak disarankan.

“Ekstraksi atau memencet komedo seharusnya tidak dilakukan dengan tangan, tapi alat-alat khusus di klinik,” kata Dr.Michele Farber, ahli dermatologi, seperti dilansir kompascom, Senin (4/6).

Menurut dia, tujuan dari ekstraksi adalah mengeluarkan isi komedo untuk membersihkan kulit atau mempercepat penyembuhan jerawat.

“Ekstraksi juga bisa dilakukan untuk menghilangkan milia, tumpukan protein di bawah kulit yang terbentuk dari jerawat-jerawat kecil,” kata Dr.Melda Isaac, ahli dermatologi.

Menurut Farber, jika ekstraksi tidak dilakukan dengan tepat, dampaknya makin buruk bagi kulit. Dijelaskan oleh Isaac, efek terburuk adalah ada bekas luka (skar) atau kita justru mendorong masuk bakteri lebih dalam ke kulit, yang akhirnya jadi jerawat.

“Jika kita mendorong ke arah yang salah atau terlalu agresif, kita bisa mendorong isinya ke dalam kulit sehingga folikel makin meradang. Ini akan memicu jerawat,” kata Isaac.

Apalagi jika kita terlalu sering memencet titik komedo yang sama, risiko terbentuknya skar makin besar.

Kapan komedo harus dikeluarkan? Ternyata berbeda-beda pada setiap orang. Untuk pemilik kulit normal, sebulan sekali cukup. Namun, untuk yang kulitnya berminyak bisa melakukannya dua kali sebulan.

“Namun, tetap berhati-hati pada kulit dan amati dulu kondisinya sebelum membiarkan orang lain memencetnya,” kata Farber. Para ahli merekomendasikan agar mengeluarkan komedo tidak dilakukan di rumah. “Kamu tidak harus ke dokter kulit untuk mengeluarkan komedo. Jika ingin ke salon tidak masalah, tapi pastikan mereka memang berkompeten dan higienis,” katanya. (*)