Tak Ingin Ditinggalkan, YouTube Luncurkan 3 Fitur Terbaru

SALISMA.COM (SC) – Sebagai salah satu penyedia layanan berbagi video terbesar, YouTube terus ingin memanjakan penggunanya untuk tetap berkreasi di platform-nya. Apalagi kemunculan aplikasi terbaru dari Instagram, yakni IGTV, bisa menjadi salah satu platform yang dianggap sebagai pesaing YouTube.

Tidak ingin ditinggalkan oleh para kreator kontennya, YouTube merilis beberapa fitur baru yang bisa memanjakan para kreator untuk mendapatkan pundi-pundi uang tidak hanya melalui iklan.

Dalam pengumuman yang berlangsung di VidCon 2018, YouTube mengenalkan fitur-fitur terbaru yang dapat memanjakan para kreator konten setianya.

1. Premier
YouTube merilis fitur Premier yang memungkinkan para kreator mempublikasikan video mereka yang dijadwalkan untuk tayang. Pembuat konten YouTube sekarang bisa memberi tahu pengikut mereka tentang video yang akan tayang melalui tautan atau link di berbagai platform media sosial.

Fitur Premier bisa digunakan oleh pembuat konten yang memiliki 100 ribu pelanggan dan merupakan bagian dari Program Mitra YouTube. Dalam fitur ini, tersedia layanan Super Chat untuk pembuat konten agar bisa berinteraksi dengan penonton kontennya.

2. Channel Memberships
Channel Memberships atau bisa disebut keanggotaan berbayar merupakan fitur baru bagi kreator konten di YouTube agar bisa menghasilkan lebih banyak uang.

Syarat untuk menggunakan fitur Channel Memberships ini, pembuat konten harus memiliki 10 ribu subscribers. Pelanggan Channel Memberships bisa mendapatkan konten video eksklusif, emoji, live streaming langsung, dan fasilitas lainnya dengan berlangganan berbiaya 4,99 dolar atau sekitar Rp 70 per bulan.

3. Penjualan Merchandise
Selain Channel Memberships, YouTube juga merilis fitur penjualan merchandise yang memungkikan pembuat konten menjual barang-barang khusus, seperti baju, casing ponsel, gelas, dan lainnya melalui situs e-commerce.

Dilansir Kumparan yang mengutip dari Mashable, para kreator konten yang ingin menggunakan fitur penjualan merchandise juga harus memiliki 10 ribu subscribers.

Untuk saat ini fitur-fitur tersebut baru hanya tersedia di Amerika Serikat. YouTube berjanji akan segera membawanya ke negara lain dengan bekerja sama dengan situs e-commerce lainnya.

Sebelumnya, YouTube membuat kebijakan baru yang mencegah iklan di saluran dengan kurang dari 1.000 pelanggan pada awal tahun ini. Hal itu sempat membuat pembuat konten kesulitan mendapatkan tambahan penghasilan dari iklan. (*/kumparan)