Harga Karet Naik Tipis, Petani Tak Jadi Beralih ke Sawit

SALISMA.COM (SC) – Pergerakan harga karet saat ini mulai membaik, khususnya di daerah Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Jika harga sebelumnya Rp7.200/Kg di tingkat pengepul atau toke getah, dalam seminggu terakhir ini mengalami lonjakan menjadi Rp 8.000/Kg.

Kenaikan harga ini membuat harapan para petani muncul. Pasalnya beberapa bulan terakhir murahnya harga karet membuat petani harus berpikir keras untuk memanfaatkan lahan mereka ke tanaman yang menghasilkan pundi rupiah lebih baik. Akhirnya banyak petani yang mengubah kebun karetnya menjadi lahan sawit.

Seperti Aryo, petani karet didesa Tanjung Medang ini mengatakan sempat terpikir untuk mengubah kebun karetnya menjadi lahan sawit. Namun, karena harga karet sudah semakin membaik, ia mengurungkan niatnya tersebut.

“Dengan harga yang lumayan ini, kami cukup senang dan ada harapan untuk menyadap karet lagi,” ujarnya saat diwawancarai Salisma.com, Rabu (10/10/2018).

Lain hal, yang disampaikan oleh Devis, petani karet ini mengaku harga Rp 8.000/kg itu masih terbilang murah dan tidak layak untuk petani karet.

“Harga segitu belum cukup untuk memenuhi kehidupan, belum layak untuk para petani,” ungkapnya.

Dia berharap adanya kenaikan harga yang terus menerus untuk meningkatkan kehidupan para petani karet menjadi lebih baik lagi. (Smg2)