oleh

Pagi Ini Riau Kembali Berasap, Jarak Pandang Hanya 1,5 km

PEKANBARU – Sampai hari ini, Senin 5 Agustus 2019, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah Riau belum juga bisa diatasi. Akibatnya kabut asap kembali memenuhi udara beberapa kota dan kabupaten.

Pagi ini asap yang kembali muncul di kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan lahan juga menurunkan jarak pandang hanya 1,5 kilometer pada Senin. Masyarakat sudah terlihat memakai masker kemana-mana, terutama para pengendara motor.

“Iya, jarak pandang pada pagi ini hanya 1,5 kilometer atau 1.500 meter dengan kondisi udara berasap,” kata Staf Analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki.

Selain Pekanbaru, Kota Dumai juga kena paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehingga jarak pandang menurun menjadi sekitar lima kilometer. Asap yang menyelimuti wilayah Pekanbaru ini berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Siak dan Indragiri Hilir.

“Angin masih berhembus dari arah tenggara dan selatan. Asap yang sekarang menyelimuti Pekanbaru berasal dari kebakaran di Siak dan Indragiri Hilir yang berada di tenggara Pekanbaru,” katanya.

Cittra satelit pada pukul 06.00 WIB memantau ada 65 titik panas indikasi awal karhutla di Sumatera. Riau masih mendominasi dengan 30 titik panas.

Di Riau titik panas paling banyak ada di Indragiri Hilir (14) disusul Siak (10), Kepulauan Meranti (5), Indragiri Hulu (2), dan Rokan Hilir (2). Dari seluruh titik panas yang ada di Riau, ada 19 yang merupakan titik api. Titik api paling banyak ada di Indragiri Hilir, sebanyak delapan titik.***