Asean Sepakati Penghapusan Hambatan Tarif dan Nontarif

SALISMA.COM-Negara-negara anggota Asean menyepakati adanya penghapusan hambatan dagang berupa tarif maupun nontarif, guna meningkatkan volume perdagangan intrakawasan. Negara-negara anggota Asean menyepakati adanya penghapusan hambatan dagang berupa tarif maupun nontarif, guna meningkatkan volume perdagangan intrakawasan. Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto mengatakan kesepakatan itu tertuang dalam komitmen yang disampaikan oleh para pemimpin negara di Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-35 di Bangkok, Thailand.

“Para Pemimpin Asean menyampaikan komitmennya untuk penghapusan hambatan tarif dan non-tarif, penguatan perdagangan ekonomi digital, Revolusi Industri 4.0, peningkatan perdagangan intra-ASEAN, dan finalisasi perundingan RCEP, serta sentralitas dan persatuan Asean,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran persnya, Senin (4/11/2019).

Di samping itu dalam pertemuan tersebut Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha, selaku Ketua KTT Asean ke-35, mengajak negara anggota untuk meningkatkan kualitas dan soliditas antarnegara yang lebih baik. Hal itu diharapaknnya dituangkan melalui kesiapan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, implementasi Asean Single Window, dan promosi perdagangan digital.

Adapun, KTT Asean diawali dengan sejumlah pertemuan pada 2–3 November 2019, yaitu KTT Asean ke-35, KTT Asean-China ke-22, KTT Asean-India ke-16, KTT Asean-PBB ke-10, dan pertemuan bilateral Presiden RI dengan Perdana Menteri India,Narendra Modi.

Dalam pertemuan KTT Asean-China ke-22, para kepala negara membahas sejumlah agenda utama di bidang ekonomi. Ssalah satu isu utamanya adalah komitmen peningkatan perdagangan dan efektivitas implementasi Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA), khususnya ACFTA Upgrading Protocol. Fokus dari kerja sama Asean-Chinapada tahun 2020 adalah dalam ekonomi digital dan teknologi serta komitmen mendorong penyelesaian perundingan RCEP.

“Pertemuan KTT ASEAN-China berlangsung produktif dengan agenda utama kerja sama di bidang perdagangan, yaitu memperkuat implementasi Asean-China FTA”, ujar Mendag Agus. Sementara itu, dalam KTT Asean-India ke-16, negara anggota menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi mencapai target US$200 miliar pada 2020. Selain itu, para pemimpin negara anggota juga mendorong pemanfaatan yang efektif dari Asean-India Free Trade Agreement (AIFTA).

Editor Roy

Share