oleh

Lama Tak berjumpa, Kakak Beradik ini Bertemu di Rumah Sakit

-Dunia-8 views

SALISMA.COM – Tak disangka, takdir memepertemukan dua kakak beradik yatim piatu yang terpisah beberapa dekade lalu di Korea Selatan. Keduanya sama-sama suster dan bekerja di rumah sakit yang sama di Florida, AS.

saudara2

Dua perempuan ini, sempat tertegun saat mengetahui bahwa mereka bersaudara. Apalagi mereka berpisah pada tahun 1970-an, saat usia mereka masih kecil.

Mereka mempunyai masa kecil yang tragis. Terpisah dan terpaksa harus tinggal di dua panti asuhan yang berbeda. Lalu keduanya diadopsi oleh keluarga dari Amerika.

Saat masih kecil, Eun-Sook–atau sekarang bernama Meagan Hughes, diambil oleh ibunya dari ayah seorang pencandu alkohol. Hughes adalah buah pernikahan si ibu dan ayahnya itu.

Namun, saat si ibu memutuskan berpisah, ia hanya membawa dirinya yang masih bayi dan memilih untuk tidak membawa serta anak tiri si suami pemabuk, Pok-nam Shin, atau sekarang dikenal Holly Hoyle O’Brien yang berusia 2 tahun lebih tua.

Saat ayahnya meninggal, O’Brien baru berusia 5 tahun. Ia harus tinggal di rumah yatim piatu di Pusan–335 Selatan Seoul. Tahun 1978 ketika ia berusia 9 tahun, dia diadopsi oleh pasangan Amerika Serikat, memberinya nama baru dan membawa serta ke Negara Bagian Virginia, AS.

Hughes, yang juga tinggal di panti asuhan di Korea, hanya punya sedikit ingatan tentang ibu biologisnya itu. Tak lama setelah diambil ibunya, ia hanya ingat bahwa dirinya terdampar di sebuah panti asuhan.

Pada tahun 1976, ia diadopsi keluarga AS dan membawanya ke negara bagian New York, 480 kilo meter dari tempat saudara perempuannya tinggal.

Awal tahun ini, O’Brien dipekerjakan di sebuah rumah sakit di Sarasota, Florida sebagai asisten perawat di lantai empat. Tiga bulan kemudian, Hughes dipekerjakan di lantai yang sama sebagai suster.

Mereka berdua bekerja dalam shift yang sama dan keduanya berteman dekat.

Mereka sama-sama pernah ditinggilkan orangtuanya, menurut catatan panti asuhan keduanya. Mereka juga sama-sama diadopsi oleh keluarga dari Amerika Serikat.

“Aku pikir, ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. O’Brien mengatakan kepada Sarasota Herald Tribune seperti dikutip The Guardian, Senin (12/10/2015)

“Aku usul harus melakukan tes DNA, itu satu-satunya cara kami mendapatkan kebenaran dari semuanya.”

O’Brien memesan peralatan test DNA dari Kanada dan wanita melakukan tes air liur, yang dikirim kembali ke Kanada pada awal Agustus.

Hasilnya positif.

“Aku tak percaya,” kata O’Brien kepada surat kabar itu. “Aku gemetar, aku sangat bersemangat. Aku sangat gembira. ”

Saudara tirinya sama terkejutnya dengan O’Brien.

“Ketika aku mendengar dari Holly, reaksi pertamaku adalah seperti, Oh my god‘ Aku sangat terkejut, mati rasa. Aku memiliki saudara perempuan!” kata Hughes.

(liputan6)