oleh

Asteroid Kembali Mendekati Orbit Lintasan Bumi

-Dunia-7 views

SALISMA.COM – Sempat dikabarkan bahwa asteroid 86666 (2000 FL10) akan mendekati Bumi pada pekan lalu. Kini, asteroid kembali mendekati orbit lintasan Bumi. Disebutkan, asteroid dengan kode 2015 TB145 ini melintasi Bumi dengan jarak terdekatnya sekitar 199 ribu kilometer pada 31 Oktober 2015 nanti.

Asteroid ini pun disebut sebagai Asteroid Halloween karena dikabarkan akan berada dekat dengan Bumi persis pada hari Halloween. Ukuran asteroid Halloween ini diperkirakan memiliki diameter 620 meter.

2015 TB145 telah ditemukan dan diusut sekitar dua pekan terakhir. Menurut pantauan yang dilakukan NASA, asteroid tersebut melaju dengan kecepatan 126 ribu kilometer per jam.

Asteroid ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun harus dipantau menggunakan teleskop luar angkasa Pan-STARRS yang berlokasi di Hawaii. Demikain dilansir laman Gizmag, Kamis (22/10/2015). Sama halnya dengan asteroid 86666 (2000 FL10), NASA mengimbau publik agar tidak panik. Asteroid 2015 TB145 akan berada di lintasan aman dan tidak akan menabrak Bumi. Namun, bicara soal ukuran, NASA mengklaim bahwa ukuran 2015 TB145 memiliki ukuran yang besarnya sama dengan asteroid 2004 BL86.

Menurut keterangan tim peneliti asteroid NASA, 2015 TB145 diprediksi akan melewati konstelasi Orion pada 30 Oktober dan 31 Oktober 2015. Diduga, sebagian warga di Amerika Serikat bisa mengamati transit objek tersebut di langit malam hari dari kejauhan dan terlihat bergerak secara perlahan.

Ini memang bukan pertama kalinya kabar asteroid terbang menuju Bumi mencuat. Pada 12 Oktober 2015, 86666 (2000 FL10), asteroid yang dijuluki asteroid raksasa sempat berada di orbit terdekat dengan Bumi.

Meski begitu, asteroid itu tidak mengancam Bumi. Paul Chodas, Manajer Near-Earth Object di NASA mengatakan bahwa mendekatnya 86666 (2000 FL10) tidak berdampak apapun terhadap Bumi.

NASA juga mengungkapkan bahwa tingkat potensi asteroid bertabrakan dengan Bumi berada di tingkat kurang dari 0.01 persen sampai 100 tahun ke depan. Hal tersebut menandakan lintasan orbit objek luar angkasa berada di jalur paling aman dan tidak mengakibatkan dampak mengerikan terhadap Bumi.

(liputan6)