oleh

Tidak Lengkap Rasanya Jika ke Tokyo Tidak Mengunjungi Tempat ini

-Travel-10 views

SALISMA.COM – Apakah anda pernah berkeinginan untuk berlibur ke jepang? Jika anda pergi ke Jepang, terutama ke Tokyo, tidak lengkap rasanya jika tidak pergi ketempat ini. Berikut ini tempat yang harus di kunjungi jika ke Tokyo seperti yang dilansir brilio.

1. Istana Kekaisaran Jepang

http://cdn.klimg.com/newshub.id//real/2015/10/15/81451/tokyo-travel.jpg

Ketika mengunjungi area ini lingkungannya sangat bersih dan hijau, sampah sama sekali tak terlihat, kecuali daun-daun yang jatuh dari pohon. Begitu juga sungai yang mengalir dekat istana terlihat bersih dan airnya sangat jernih. Dari kejauhan, istana juga terlihat megah dan menunjukkan cita rasa seni tradisional Jepang yang tinggi. Butuh waktu tiga jam lebih untuk mengelilingi kemegahan istana yang dibuka secara gratis ini.

2. Bunga Sakura

Bunga Sakura di Tokyo sangat gampang dijumpai jika musimnya sudah tiba, antara bulan Maret dan April. Kamu tidak perlu pusing sewaktu pergi ke Tokyo saat musim Sakura karena ada beberapa tempat di Tokyo untuk melihat Sakura. Namun ada satu lokasi terbaik untuk melihatnya. Jika kamu berada di pusat Kota Tokyo di dekat Stasiun Shinjuku, hanya butuh 10 menit jalan kaki menuju Shinjuku Gyoen, tempat ini tenang sekali, nyaman dan terdapat sekitar 12 jenis varietas bunga Sakura dan lebih dari 1.000 pohon sakura.

3. Mandarake Complex

Pernah nonton anime Jepang di televisi? Tempat ini merupakan surga bagi para penggemar anime, berada di lantai 7-8 pusat penjualan mainan Jepang. Bukan hanya sebagai pajangan, kamu bisa menyaksikan tempat ini bak museum sejarah permainan Jepang. Meskipun harganya relatif mahal di banding toko mainan yang lain, tapi pengalaman yang akan kamu dapatkan di sana tidak dijumpai di tempat lain.

4. Koreatown

 

Demam Korea juga melanda Tokyo. Bahkan di Tokyo kamu bisa bermain ke Koreatown. Di sana kamu akan mendapatkan banyak info maupun hal-hal menarik lainnya tentang aneka budaya pop Korea. Di Koreatown segala yang berhubungan dengan K-Pop bakal cepat habis, tidak hanya CD musik, tapi juga suvenir. Kalau kamu penyuka K-Pop bisa mampir ke Koreatown.

5. Patung Hatchiko

Kisah anjing fenomenal yang satu ini tak perlu diragukan lagi. Banyak orang yang rela datang ke Tokyo demi mengunjungi dan berfoto dengan patung Hatchiko. Menuju tempat ini sangat mudah, kamu hanya tinggal naik Tokyo Metro Subway dan turun di Stasiun Shibuya Exit 8 (Hachiko), hebatnya nama pintu keluar stasiun ini didedikasikan untuk anjing ini yaitu Hatchiko Exit. Selain itu, patung ini terletak di dekat Shibuya Crossing (persimpangan Shibuya) yang sangat terkenal itu.

6. Surga belanja barang kuno

Berkunjung ke Harajuku for Little Old Ladies memberikan pengalaman tak terlupakan. Banyak orang lanjut usia (lansia) yang shooping atau belanja di sini. Salah satu alasan buat kamu penyuka barang vintage harus datang ke tempat ini karena di tempat ini dijual banyak barang–barang kuno yang sudah sulit ditemukan di tempat lain, seperti busana model tahun 1962, film hitam-putih. Tak heran kan banyak lansia yang pergi ke tempat ini.

7. Minuman berhias berlian

Bagaimana perasaanmu jika sekali minum gaji setahun ludes? Nah, minuman martini di Tokyo menjadi buah bibir karena dihiasi kilauan berlian. Minuman Grey Goose vodka yang dicampur dengan limau dan dituang di atas berlian 1 karat akan memberikan sensasi yang tak biasa. Tapi, bila kamu ingin merasakan sensasi ini, bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam, pasalnya harganya mencapai USD 18.000 atau lebih dari Rp 200 juta untuk sekali minum.

8. Tokyo Disneyland

Siapa yang tidak mau ke Disneyland bareng keluarga? Taman hiburan ini juga terdapat di Tokyo. Berkunjung ke sana, terutama bersama keluarga, bak hidup di dunia dongeng. Tokoh yang biasa hanya ada di layar kaca, bakal kamu temui di sana. Tokyo Disneyland merupakan taman hiburan Disney pertama yang dibangun di luar Amerika Serikat.

9. Persimpangan Shibuya

Jangan pernah mengaku pergi ke Tokyo kalau belum pernah selfie di sini. Jika kamu datang ke persimpangan Shibuya, kamu bakal tahu kalau orang Jepang, terutama Tokyo, memang super sibuk. Ketika keluar dari Stasiun Shibuya Hachiko, tinggal menghadap ke depan dari pintu keluar, persimpangan Shibuya bakal membuat kamu berdecak kagum karena ribuan manusia lalu lalang per detiknya.

Di persimpangan Shibuya pernah menjadi lokasi shooting film Hollywood berjudul Lost in Translation serta The Fast and the Furious: Tokyo Drift. Persimpangan di distrik Shibuya ini selalu menjadi hasil jepretan para turis mancanegara.

10. Rest area di tengah laut

Di Tokyo ada beberapa jalan yang menghubungkan beberapa tempat, seperti Tokyo Bay Aqua Line yang menghubungkan antara Kawasaki, Kanagawa dan Kisarazu, Chiba. Nah, uniknya dibangun sebuah tempat mirip pulau buatan yang diberi nama Umi Hotaru. Jika dilihat dari kejauhan, tempat ini berbentuk seperti pulau yang berada di bagian tengah dari Tokyo Bay pada titik persilangan antara jembatan Aqua-Line dan terowongan. Kamu bisa mampir ke area ini karena di sana terdapat banyak restoran dan pemandangan yang keren.

11. Masjid terbesar di Tokyo

Pergi ke Tokyo dengan penduduk mayoritas non-muslim tidak menjadi masalah karena di Tokyo terdapat masjid yang sangat besar. Selain pergi untuk beribadah, masjid ini banyak didatangi wisatawan terutama dari negara mayoritas muslim karena kemegahan interiornya. Menuju ke masjid Tokyo Camii ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dari stasiun Yoyogi-Uehara (di jalur Tokyo Metro Chiyoda Line). Jalan menuju masjid melewati beberapa rumah dengan pohon-pohon yang rindang. Tidak menyangka ada masjid besar di tengah-tengah pemukiman yang padat.

12. Surga bakmi

Kamu suka bakmi? Perlu kamu tahu bahwa Tokyo memiliki kedai bakmi terbanyak di dunia. Salah satu yang menjadi tempat favorit membeli bakmi adalah Menya Goto, sebuah warung kecil yang menawarkan ramen yang sangat lezat. Karena kelezatannya ini pula kamu harus berjuang untuk mendapatkannya, siap-siaplah mengantre panjang karena peminat ramen satu ini sangat banyak.

13. Dunia komik

Saking terkenalnya komik di Tokyo, banyak kafe yang menawarkan pelanggannya untuk menggunakan sebuah bilik dengan fasilitas kursi berbaring, komputer dengan koneksi internet, komik dan minuman yang gratis isi ulang. Konsep ini sangat berkembang di Jepang, bahkan ada perusahaan yang khusus menjual franchise untuk usaha komik kafe seperti ini.

14. Kuil Yasukuni

Mengunjungi kuil ini, selain mendapatkan nuansa alam Jepang, kamu bakal banyak mendapat informasi mengenai kekaisaran Jepang. Kuil Yasukuni adalah satu-satunya tempat di mana sang seorang kaisar harus berlutut. Kuil agama Shinto ini rutin dikunjungi oleh para pejabat publik di pemerintahan Jepang, termasuk sang perdana menteri dan keluarga kaisar untuk menghormati para serdadu dan tentara Jepang yang telah berkorban nyawa demi membela Kekaisaran Jepang pada zaman dulu.

15. Pusat Gadis Harajuku

Kamu akan berpikir cara berpakaian gadis-gadis di sini tampak aneh, mereka adalah Harajuku. Tidak mungkin kamu ke Tokyo tapi tidak melihat para gadis belia yang berpakaian serba mencolok. Kalau kamu jalan sedikit lebih jauh ke pusat Harajuku, kamu akan menemukan mereka-mereka yang berpakaian jauh lebih aneh dari yang pernah kamu bayangkan.

Mereka membuat dandanan tokoh favorit mereka di manga dan anime lalu membuat tema pakaian cosplay mereka sendiri tanpa perduli apa kata orang lain. Inilah yang membuat para pemain fashion dunia melirik kawasan Harajuku lebih serius.

16. Pasar Ikan Tsukiji

Tempat ini adalah pasar grosir ikan terbesar di dunia. Kamu yang mengaku pecinta makanan seafood wajib untuk datang dan melihat kesibukan di pasar ikan sebesar Tsukiji. Dimulai sekitar jam tiga pagi, kapal-kapal mulai berdatangan dari seluruh Jepang, Amerika, dan bahkan dari Afrika, dengan membawa banyak ikan dan hasil tangkapan laut lainnya. Mau lihat ikan jenis apa saja, dari yang kecil hingga yang besar ada di tempat ini.

17. Kereta api dan subway

Belum ke Tokyo kalau belum cobain naik subway atau kereta api. Lho kenapa? Jaringan kereta api merupakan bagian penting yang membuat kota Tokyo menjadi hidup. Stasiun gampang dijumpai, sangat mudah jika kamu ingin menuju sebuah tempat dengan alat transportasi massal ini. Tak heran kalau kamu melihat stasiun kereta di Tokyo banyak orang berdesakan, bayangin saja berapa juta warga Tokyo menggunakan kereta api dan subway. Dari para pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, sampai ke para wisatawan yang rela berdesak-desakan di dalam gerbong adalah pemandangan yang sudah biasa terlihat setiap harinya. Kamu harus coba.

18. Ginza

Mau nongkrong gaul di Tokyo, datang aja ke Ginza. Ini area anak gaul Jepang. Sudah sejak lama distrik Ginza menjadi lingkungan kelas atas di pusat Kota Tokyo. Dengan sentuhan gaya barat, distrik ini dibangun dengan bangunan batu bata dan jalan-jalan yang diaspal. Ginza menjadi tempat banyak anak muda nongkrong kekinian. Saat kamu datang di Ginza, jangan heran bila banyak ikon kemewahan dengan label fashion dunia seperti Chanel, Dior dan Gucci yang ikut terpajang di Ginza.

19. Akibahara pusat elektronik terbesar di Jepang

Saat terpikir barang elektronik, Tokyo adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi. Di sini terdapat mal elektronik terbesar di Jepang yang dibangun menjulang delapan lantai. Kamu butuh kamera, komputer, televisi, mesin cuci sampai ke mainan-mainan favorit para otakku tersedia lengkap di sini. Ini surga bagi pencinta gadget yang mempunyai dompet tebal. Kalau kamu pengen beli gadget terbaru pas jalan-jalan ke Tokyo, maka kamu harus datang ke Akibahara.

20. Tokyo Skytree

Mengunjungi Tokyo tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Tokyo Skytree, layaknya mengunjungi Jakarta tapi nggak mampir ke Monas. Salah satu ikonik building di Tokyo ini memiliki banyak tempat makan, tempat belanja, dan aneka hiburan yang bisa membuat kita betah menghabiskan waktu sambil menunggu waktu yang tepat untuk naik, yaitu saat hari mulai gelap. Pengalaman menggunakan lift berkecepatan tinggi dengan waktu tempuh dan ketinggian yang bia kita capai dapat dilihat di monitor di dalam lift, ditambah pemandangan Kota Tokyo di malam hari tampak sangat sayang untuk disia-siakan.