oleh

Manapar Berikan Penjelasan Terkait Dilaporkan ke Propam Polda Riau

SALISMA.COM, PEKANBARU-T erkait pemberitaan tentang Ketua Pemuda Milenial kota Pekanbaru kembali melaporkan Kapolsek Tenayaan Raya ke Propam Polda Riau, pada hari Kamis, 26 Agustus 2021 beberapa hari yang lalu, langsung ditanggapi Kapolsek Tenyaan Raya AKP Manapar Situmeang.

Tanggapan tersebut, dikirim lewat Whatsapnya dalam bentuk sebuah rekaman saat melakukan wawancara dengan salah seorang wartawan pekanbaru.

AKP Manapar sendiri menjelaskan, ada beberapa poin bahwasanya, pertama semua masyarakat bisa melaporkan tindak pidana yang mungkin terjadi. Apa lagi lokasi laporan diliknya berada di wilayah hukum Tenyaan Raya Pekanbaru.

“Kita tidak bisa menghalang-halangi, apabila ada masyarakat yang akan membuat laporan”, kata Manapar, Sabtu, (28/8/2021) di poin pertama.

Sedangkan point kedua, terkait permasalahan tersebut, bahwasanya Polsek Tenyan Raya Pekanbaru, masih melakukan proses penyelidikan.

Maksud proses Penyidikan itu, “Kita harus mengetahui apakah laporan itu terpenuhi tindak pidananya atau tidak. Kalaupun terpenuhi, pidana apa, karena LP masih dalam proses lidik. Artinya belum terpenuhi unsur-unsur tindak pidananya. Jelas kita masih belum tau, terlapornya masih dalam proses lidik dan yang menyatakan dia itu terlapor itu siapa, terus ketidakpropesional itu dimana”,terangnya.

Sementara itu, poin ketiga, Polsek Tenyaan Raya, khususnya selaku pimpinan, tidak memiliki kepentingan apapun kedua belah pihak.

“Saya tegaskan bahwasanya kedua belah pihak sama sekali tidak mengenalnya baik pelapor maupun terlapor, bahkan yang terlibat dalam LP tersebut,” ucapnya.

Tentang perkara, Surat Penghentian Penyelidikan (SP3), pasal 263 pemalsuan. “Sedangkan yang dilaporkan terkait, pencurian tanah timbun. Sekali lagi saya katakan, kita masih melakukan penyidikan belum ada terlapor,” tutup Jebolan Akpol 2010 ini. (rls/***)