oleh

Mediasi, RAPP Minta Dua Minggu Penangguhan Tuntutan

SALISMA.COM (SC) – Setelah Aliansi Pemuda Perairan Sungai Kampar (APPSK) melakukan aksi unjuk rasa selama 1 x 24 jam terhadap PT RAPP. Akhirnya terjadilah kesepakatan antara kedua belah pihak.

Juru bicara perwakilan pemuda dari Desa Sering, Dedi Azwandi, Selasa (05/05/2015) menyebutkan bahwa dilakukanya pertemuan kesepakatan antara perwakilan APPSK dengan manajement PT RAPP yang dilakukan di Pos 2 Kantor Humas PT RAPP Rukan Akasia.

“Ya benar, pertemuan telah dilakukan dan disaksikan langsung oleh Kapolres Pelalawan. Sekitar 40 perwakilan pemuda bersama 3 utusan manajemen RAPP melakukan kesepakatan,” ungkapnya, sebagaimana dilansir dari bertuahpos.

Ditambahkan Marhadi selaku Koordinator Lapangan (Korlap), ada 4 item tuntutan Kami. Satu, jalan desa sering sebagai desa binaan mohon diperbaiki, karena saat ini sangat tak layak desa Sering disebut desa binaan. Dua, perekrutan karyawan lokal. Tiga, merespon setiap kegiatan pemuda, dan empat, pembagian pemerataan ponton untuk setiap desa di Pesisir.

“RAPP menangguhkan permintaan aliensi pemuda sungai Kampar selama dua minggu. Andai nanti kesepakatan beberapa item RAPP tidak mengabulkan, bisa jadi aksi yang sama dengan massa yang lebih besar terjadi, tentunya sesuai prosedur yang berlaku. Jelasnya kami menunggu kejelasan dari manajemen RAPP,” kata Marhadi.

Sebelumnya, massa melakukan aksi dengan menahan satu unit ponton di Sungai Ara, selama seharian penuh. Dan setelah 1×24 jam, akhirnya didapatkan titik temu antara kedua pihak yang berkonflik. (don)