oleh

Kejari Rohil Tempel Stiker Anti Korupsi di Kendaraan Warga

-News-7 views

SALISMA.COM (SC) – ROHIL – Untuk mewujudkan Indonesia bersih dari segala korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), Kepala Kejaksaan Negeri Bagan Siapiapi Bima Suprayoga, SH, M.Hum mengajak seluruh masyarakat untuk berperan mencegah dan memberantas berbagai kasus tindak pidana korupsi.

 

Terkait itu, ia turun langsung memasang spanduk serta membagi stiker anti korupsi pada kendaraan yang melintas di jalan. Tujuan kepala Kejaksaan Negeri Bagan Siapiapi peringati hari anti korupsi sedunia ini adalah untuk mengingatkan masyarakat bahwa korupsi menjadi tanggung jawab semua pihak yang harus dihadapi bersama.

 

“Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2015 mengangkat tema wujudkan Indonesia bersih, transparan, tanpa korupsi. Tujuan diperingati adalah untuk mengingatkan masyarakat bahwa korupsi urusan yang harus dihadapi bersama, “ujar Kepala Kejaksaan Negeri Bagan Siapiapi, Bima Suprayoga, SH, M.Hum kepada Salisma.com saat membagikan stiker di Merdeka tepatnya depan kantor Bupati Kab Rokan Hilir, Kamis (10/12/2015).

 

Menurut Bima Suprayoga, tema yang diangkat pada peringatan anti korupsi sedunia mengambarkan keinginan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari segala bentuk korupsi.

 

“Sejalan dengan tema, penindakan, dan pencegahan korupsi harus dilakukan lebih intensif, efektif, dan masif sebagai sebuah gerakan nasional, “terang Bima Suprayoga.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Bagan Siapiapi Bima Suprayoga mengajak seluruh elemen untuk memerdekakan diri dari keterbelenguan, ketidakberdayaan melawan penjajahan rezim baru yaitu korupsi.
Bima pun yakin prilaku korupsi akan berangsur sirna di Indonesia, jika penegak hukum dan masyarakat bersatu padu dalam memberantas korupsi.

 

Lebih lanjut Bima Suprayoga menerangkan, bahwa Kejaksaan juga telah melakukan penindakan terhadap oknum yang terbukti bersalah, dan tidak segan apabila ditemukan indikasi tindak pidana akan dilanjutkan melalui proses pidana.

 

Menurutnya, hal ini merupakan wujud keseriusan kejaksaan dalam melakukan perbaikan dan pembenahan institusional untuk meminimalisir ruang gerak oknum nakal melalui bidang pengawasan.

 

“Mulailah dari diri sendiri dan mulai dari sekarang. Semoga kejaksaan dapat menjadi institusi penegak hukum yang bersih dan transparan, “tutup Bima Suprayoga.(Arie)