oleh

Twitter Bentuk Dewan Guna Perangi Kejahatan Online

-Tekno-5 views

Salisma.com – Twitter adalah jejaring sosial yang gencar untuk perangi terorisme, dengan menghapus lebih dari 125.000 akun yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS. Namun hal itu saja belum cukup.

Twitter membuat sebuah dewan yang bernama ‘Twitter Trust and Safety Council’ untuk memberi reaksi kepada segala gangguan dan kejahatan yang ada di jejaring sosial berlogo burung tersebut. Kejahatan di Twitter memang tak terelakkan, terutama kasus intimidasi atau bullying. Dewan ini diresmikan oleh kepala kebijakan global Twitter, Patricia Cartes melalui sebuah kiriman blog.

Lebih dari 40 organisasi bergabung bersama dewan ini. Wadah yang bertujuan untuk membuat para pengguna Twitter lebih aman ini, sangat menjunjung tinggi hak manusia yang paling penting, yakni kebebasan berekspresi.

Kepopuleran Twitter memang berimbas pada tingginya pengguna Twitter tiap hari. Maka dari itu opini-opini negatif tak bisa terelakkan. Jika kebebasan berekspresi ingin ditegakkan dengan skala yang lebih besar, aspek yang membahayakan harus dihilangkan.

Beberapa insiden dan hinaan terkait Twitter kerap terjadi, bahkan menarik perhatian dunia. Salah satunya adalah sutradara ‘Avengers: Age of Ultron’ Joss Whedon yang tutup akun karena tidak tahan menerima hinaan yang dilancarkan para fans Marvel atas rasa tidak puas mereka terhadap filmnya. Serta yang lebih parah, Zelda Williams, putri dari mendiang Robin Williams akhirnya meninggalkan Twitter karena komentar-komentar jahat pengguna Twitter tentang keputusan bunuh diri sang ayah.

Dewan Keamanan dan Kepercayaan Twitter ini membagi fokusnya menjadi tiga grup besar. Grup pertama fokus ke perkembangan anak dalam menggunakan internet. Grup kedua berfokus pada akar rumput, yang berusaha membangun kebiasaan pengguna Twitter yang baik sejak awal. Serta ketiga adalah grup yang khusus berfokus pada pemberantasan kekerasan dan intimidasi, serta terfokus juga pada kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri. (merdeka.com)