oleh

Bawa Senjata Api, Seorang Oknum Dispenda Rohil Terjaring Razia Polda Riau

-Rohil-45 views
Salisma.com – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dispenda Rohil  berinisial SP (32), kedapatan mengantongi Senjata Api (Senpi) replika lengkap dengan beberapa butir peluru. Ia terjaring razia Polda Riau di tempat hiburan Surya Citra Hotel (SCH), Jalan Siak II, Pekanbaru, Senin (11/4/2016) tengah malam.
Selain Senpi replika  PNS yang dinas di Kabupaten Rohil. Ia gelagapan dan tak bisa menjawab terkait kepemilikan Senpi itu. Dia pun digiring ke Mapolda Riau, Selasa (12/4/2016) dinihari untuk dimintai keterangannya.
“Iya, mungkin PNS. Kita akan dalami dulu. Kalau yang tadi, itu replika senjata api, ada pelurunya juga. Kita pastikan itu buat apa dan terkait izinnya juga,” kata Wadansatgas III Operasi Bina Kesuma Siak 2016, Kompol Yohanies Chaniago.
Pada razia di SCH, polisi turut mengamankan delapan wanita seksi. Mereka diduga tidak punya identitas. “Sasaran kita kafe yang yang ada di Leighton II, termasuk SCH, kita dapat laporan di sana sering kumpul pelaku kejahatan,” tegas Kompol Yohanies.
Beberapa jam sebelum ke SCH, polisi bersenjata lengkap dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Satbrimobda, Sabhara dan Intel juga merazia sejumlah kafe remang-remang di sekitar Terminal AKAP. Di sana ada tiga orang pria yang turut diamankan polisi.
Pria ini diamankan tertangkap basah membawa senjata api mirip jenis FN merk Zoraki Mod 918 T. Untuk memastikan yang dibawa SP adalah senpi, tim Operasi Bina Kusuma Siak menyerahkan yang bersangkutan ke pihak Dit Intelkam Polda Riau.
“Kami berkoordinasi dengan pihak intel apakah yang kita sita itu benar benar senpi atau senjata Air Soft Gun,” kata AKBP Hardian Pratama, SIK, Kabag Bin Ops Ditreskrumum Polda Riau kepada wartawan usai menggelar razia di tempat hiburan malam.
Dikatakannya, jika hasil pemeriksaan nanti terbukti terperiksa SP membawa senjata api, ASN Dispenda Rohil ini akan diproses lebih lanjut.
Dari razia yang khusus bertujuan menekan angka premanisme itu, polisi mengamankan sebanyak 12 orang, terdiri dari 8 perempuan muda dan 4 pria. Sebanyak 11 orang tidak mengantongi Kartu Tanda Penduduk (TKP) dan satunya lagi, SP yang kedapatan senjata menyerupai senjata api.(Yn)