oleh

Bagaimana Hadapi Remaja yang Mulai Bisa Mengemudi

-News-7 views

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Seiring berjalannya tumbuh kembang anak, tentu dia akan melewati beberapa fase. Biasanya, fase yang paling ditunggu anak adalah saat remaja.

Sementara bagi orangtua, fase remaja ini justru fase yang membuat mereka memberikan perhatian ekstra pada anak-anak.

Mengapa demikian? Biasanya dalam fase remaja ini, kebanyakan anak-anak ingin coba-coba. Salah satunya adalah mulai mengemudikan mobil.

Untuk itu, sebagai orangtua, Anda harus bisa membuat anak bisa dan paham saat mengemudi.

Tidak hanya sekedar bisa, tetapi mereka paham atas tanggung jawab yang harus mereka miliki.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang bisa orangtua lakukan kala anaknya mulai bisa mengemudikan kendaraan:

1. Berikan pemahaman pada anak tentang biaya yang akan dikeluarkan

Sebelum anak bisa mengemudi, berikan penjelasan mengenai biaya mereka belajar mengemudi, mendapatkan surat izin mengemudi, dan asuransi. Berikan juga penjelasan tentang konsekuensi ketika mereka berada dalam situasi yang tidak diinginkan.

2. Buat perjanjian antara Anda dengan anak

Hal ini sangat penting untuk membuat anak bisa bertanggung jawab pada apa yang digunakannya. Sehingga, dalam perjanjian ini Anda pun bisa mengontrol anak dengan membuat aturan jam malam.

Sebab, mengemudi malam hari beresiko lebih tinggi terjadinya kecelakaan pada remaja. Melalui perjanjian ini, Anda bisa membuat anak mengemudi lebih aman.

3. Kepemilikan mobil

Anda juga harus mempertimbangkan, apakah anak menggunakan mobil keluarga atau Anda membelikan khusus untuk mereka. Jika memang Anda ingin membelikan mobil khusus untuk anak, sebaiknya pastikan mobil tersebut aman dan mudah digunakan oleh mereka.

4. Anda bukan satu-satunya orang yang emosi

Menghadapi anak yang memasuki fase remaja dan dewasa memang mendatangkan emosi. Ajarkan mereka mengemudi dengan sabar, sehingga mereka tidak takut untuk membuat kesalahan.

Ketika mereka membuat kesalahan, sebaiknya Anda jelaskan dari hati ke hati agar mereka pun merasa dihargai. (KOMPAS.Com)