oleh

Rekayasa Perampokan, Gondol Ratusan Juta Setoran Indomaret

-News-6 views

SALISMA.COM (SC), SEKAYU – Aksi perampokan yang dialami Faryantoni, 42, sopir mobil Box Indomaret di Desa Bailagu Timur, Kecamatan Sekayu, Palembang, Sumsel pada 6 Juli lalu hanya rekayasa.

Tiga pelaku perampokan, yang mengondol uang setoran PT Indomarco Vrismatama sebesar Rp 299 Juta tersebut ternyata teman Faryantoni.

Ketiga teman pelaku itu adalah Junaidi, Marlian serta Kuryadi. Mereka merupakan tetangganya di Komplek Azhar, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Muba.

Faryantoni dan tiga temannya itu, telah merencanakan aksi rekayasa perampokan itu. Ternyata tiga temannya, yang diketahui Marlian karyawan Indomaret, Junaidi supir taksi Kotas serta Kuryadi telah menunggu di Rumah Makan Beringin di Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu.

Ketiga pelaku mengendarai taksi Kotas, membuntuti mobil box Indomaret yang dikendarai Faryanto. Tiba-tiba, Faryantoni memecahkan kaca spion merekayasa kecelakaan di ruas Jalinteng, tepatnya di Dusun II Desa Bailagu Timur.

Kedua kendaraan pun, stop di jalan perkebunan masyarakat di Desa Bailagu itu. Faryantoni dibantu Junaidi, Marlian serta Kuryadi, mengambil uang setoran di dalam box mobil dengan merusak kunci gembok.

Lalu pelaku Junaidi, Marlian serta Kuryadi, mengikat Fayantoni menggunakan tali dan sekap dalam mobil box alibinya.

Lalu Faryanto berhasil melepaskan ikatan dan menstop kendaraan menuju Palembang. Kemudian Faryanto melaporkan kejadian itu ke pimpinan Indomaret diteruskan melapor ke polisi.

“Polisi langsung melakukan penyelidikan, setelah adanya laporan perampokan itu,” kata AKP Gunawan SH, Kapolsek Sekayu, melalui Iptu Beni Okimu SH, Kanit Reskrim Polsek Sekayu.

Banyak keanehan dalam penyelidikan itu, mulai dari banyaknya uang yang dirampok dan tak ditemukan pecahan kaca kejadian kecelakaan yang ada.

Pada olah tempat kejadian perkara (TKP) pintu hindrolik mobil box, tak tertutup rapat. Aparat kepolisian pun, melakukan pemeriksaan saksi toko Indomaret, GPS milik Indomaret. Barulah ditemukan barang bukti (BB), kalau aksi perampokan rekayasa Faryantoni.

Faryantoni, Junaidi, Marlian pun ditangkap di rumahnya di Perumahan Azhar Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (23/8). Sementara pelaku Kuryadi melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Faryantoni mengaku terpaksa melakukan itu. Lantaran harus biayai ibu, yang tengah mengalami sakit stroke. “Aku binggung dan gelap mata melakukan perampokan uang setoran,” kilahnya

 

(JPNN.com)