oleh

Timnas Indonesia Bisa Jadi Terapi Kurnia Meiga

-Olahraga-166 views

SALISMA.COM (SC), JAKARTA – Kiper Arema Malang Kurnia Meiga Hermansyah sejatinya sudah mulai pulih dari cedera pangkal paha kanan. Saat ini pemain berusia 26 tahun tersebut berusaha mengembalikan kondisi kebugaran maupun rasa percaya diri setelah sekira 40 hari absen dari klub.

Maklum, kiper yang disebut-sebut andalan timnas Indonesia itu mengaku masih mengalami trauma dengan cederanya. Kurnia Meiga pun belum bisa dimainkan saat Arema mengalahkan Persija jakarta 4-1 di Stadion Gajayana, Selasa (17/10).

Merasa belum 100 persen siap tampil di lapangan, Kurnia Meiga sudah masuk dalam daftar skuat timnas arahan Alfred Riedl. Ia akan bergabung dalam pemusatan latihan di Sleman mulai Kamis (20/10) hingga Rabu (26/10).

Namun, Kurnia Meiga mengaku tetap siap dengan pemanggilannya kali ini. Bahkan, ia optimistis ikut bergabung bersama timnas bisa menjadi semacam terapi baginya untuk meningkatkan kepercayaan diri.

“Mungkin setelah berlatih bersama timnas, perlahan rasa trauma saya bisa hilang dan saya bisa tampil seperti sedia kala,” ungkap kiper bertinggi badan 187 sentimeter.

Terlebih, dirinya juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter tim maupun pelatih fisik mengenai kondisi terakhirnya.

“Kalau bertemu kan mereka bisa melihat langsung kondisi saya. Dengan demikian, tahu kesiapan saya untuk dimainkan atau tidak,” ujar Kurnia Meiga.

Bukan tidak mungkin pula, kembalinya Kurnia Meiga di timnas bisa menggeser Andritany Ardhiyasa di skuat utama.

Sebelumnya, kiper Persija itu selalu dimainkan dalam dua kali uji coba timnas saat mengalahkan Malaysia 3-0 dan bermain imbang dengan Vietnam 2-2.

Saat disinggung peluangnya bersaing di skuat utama timnas, Kurnia Meiga hanya ingin berpikir positif.

“Yang penting optimistis dulu. Lagi pula kewenangan untuk memilih kiper tergantung staf pelatih nantinya,” terang Kurnia Meiga.

“Tidak mungkin dong pelatih memainkan saya di tim utama jika kondisinya belum pulih benar. Itu malah bikin cedera saya bertambah parah.”

Ketika ditanyakan tentang statusnya sebagai pelatih yang kerap diandalkan Riedl selama ini, Kurnia Meiga sontak tertawa. “Saya hanya bisa mengamini saja,” tuturnya sembari terkekeh.

Meski demikian, Kurnia Meiga tak lantas memandang sebelah mata kiper-kiper timnas lainnya.

“Semua kiper yang dipanggil timnas sudah pasti layak main di timnas. Selebihnya adalah pelatih yang punya kriteria tersendiri untuk memilih kiper di tim utama,” ungkapnya.

 

(CNN INDONESIA.com)