oleh

Pengawasan Perairan Meranti Makin Diperketat

-News-54 views

SALISMA.COM (SC),SELATPANJANG – Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang, Tohadi menyebutkan, pengawasan di perairan Meranti akan dilakukan lebih ketat karena dinilai rawan masuknya imigran gelap.

Pengawasan itu melibatkan tim Pengawasan Orang Asing (Pora) yang terdiri dari personel gabungan lintas sektoral dari imigrasi setempat serta instansi vertikal maupun dinas terkait lainnya.

“Untuk mencegah imigran gelap kita menggandeng Bea Cukai, kepolisian, TNI, Syahbandar dan Kesbangpol untuk pengawasan,” ujar Tohadi, Senin (27/03/2017).

Terbatasnya jumlah petugas Imigrasi Selatpanjang tidak membuat pihaknya putus asa untuk melakukan penindakan terhadap imigran gelap pencari suaka. Kendati jumlah para imigran gelap ini yang menyusup masuk ke perairan Kepulauan Meranti terus bertambah.

Sejumlah kawasan yang dianggap rawan masuknya imigran gelap di Meranti yaitu melalui pelabuhan-pelabuhan rakyat seperti Pulau Tebingtinggi, Pulau Rangsang dan Pulau Merbau.

“Banyaknya pelabuhan tikus di wilayah hukum kita, membuat kita kewalahan mengantisipasi masuknya warga negara asing. Namun tidak membuat kita pesimis untuk mencegah masuknya imigran gelap ini ke Indonesia,” sebutnya.

Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari seluruh warga tempatan, baik itu tokoh masyarakat dan pemuda-pemudinya untuk memberikan informasi akurat kepada aparat penegak hukum terdekat jika mendapati adanya imigran gelap masuk ke wilayah perairan Kepulauan Meranti.

Sebelumnya, Tohadi mengakui, pada awal Maret 2017, pihaknya pernah kecolongan dengan kedatangan delapan warga negara asing asal Somalia yang bertolak dari Malaysia ke wilayah perairan Selatpanjang. (*)