oleh

Festival Hammock Buluh Cina Dimeriahkan Wisata Gajah

-Travel-122 views

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Ditargetkan lebih 100 peserta akan meramaikan Festival Hammock 2017 di Taman Wisata Alam Buluh Cina Kabupaten Kampar, pada 6-7 Mei mendatang. Ini merupakan kegiatan kedua kalinya yang digelar Laskar Penggiat Ekowisata Riau.

“Pada tahun 2016 lalu diikuti oleh 50 peserta. Tahun jumlah peserta bisa meningkat empat kali lipat, atau paling tidak bisa lebih dari 100 peserta,” ujar kata Juru Bicara Laskar Penggiat Ekowisata (LPE) Riau, Ibnu Khalid, Senin (10/04/2017).

Festival Hammock yakni buaian, tempat tidur gantung seperti ayunan yang tiap ujungnya diikat pada batang pohon. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan Taman Wisata Alam Buluh Cina, sekaligus peserta bisa menikmati kehidupan di hutan dan merasakan langsung kearifan lokal serta budaya masyarakat setempat.

Menurut dia, karena festival ini turut didukung oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Peserta akan dapat kesempatan menyentuh langsung gajah Sumatera jinak di sana. “Peserta akan berwisata dengan dua gajah jinak,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan unik lainnya akan digelar pada Festival Hammock 2017. Di antaranya menjajal perahu jalur (dragon boat), menikmati rumah panggung khas Melayu, dan budaya menjaring ikan warga setempat.

Pada malam harinya, peserta juga bisa menikmati hiburan tradisional dan bermalam di hutan. Selain bisa semalaman tidur bergelantungan di hammock, peserta juga bisa mengikuti sesi mengheningkan cipta (15 minutes of silent) untuk membaur dengan alam di hutan Buluh Cina.

“Kita akan dengarkan simfoni alam karena Bulu Cina adalah hutan yang masih banyak burung dan serangga. Ketika malam, suaranya bisa sangat terdengar,” katanya.

Ia mengatakan, festival ini akan melibatkan masyarakat setempat sehingga peserta bisa merasakan nikmatnya kuliner khas yang dimasak langsung oleh warga di Desa Buluh Cina. (*)