oleh

Dewan Desak Pemko Maksimalkan Magrib dan Sekolah Mengaji

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Pemko Pekanbaru diminta kembali mengaktifkan program magrib mengaji dan sekolah wajib mengaji. Sebab selama ini program tersebut dinilai kurang maksimal.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tarmizi Muhammad, Minggu (23/04/2017). “Mari hidupkan kembali dan maksimalkan program magrib dan sekolah mengaji. Karena ini kebijakan daerah yang patutu didukung bersama,” ujar Tarmizi.

Dia mengatakan, program magrib mengaji ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dan sudah ditegaskan oleh daerah sebagai upaya guna membangun mental dan moral masyarakat terutama kaula muda dan anak-anak.

Lewat upaya ini generasi muda bangsa akan dibekali dasar agama yang kuat sehingga bisa menjadi penerus yang tangguh.

Bukan saja di rumah program mengaji juga dilakukan di sekolah, yakni setengah jam sebelum pelajaran dimulai.

Sebagai upaya menanamkan cinta agama sejak dini. Karena pelajar akan mendapatkan pendidikan agama sebelum mulai proses belajar mengajar.

“Sekolah mengaji dilakukan bagi pelajar sebelum memulai proses belajar mengajar dan sudah jadi salah satu kurikulum lokal,” terangnya.

Untuk itu guna membumikan program ini perlu dukungan semua pihak, keluarga, tokoh agama dan para guru.

“Harus ada peran serta dari semua pihak agar program ini dapat berjalan maksimal. Orang tua juga diminta untuk mengontrol dan mengawasi anak-anaknya agar pada waktu magrib tetap berada di rumah dan bisa mengaji,” ujarnya.

Ia juga menyoroti belakangan ini justru saat magrib warung internet (warnet) yang beroperasi di Pekanbaru dipenuhi anak-anak dan kaula muda. Kondisi ini menandakan bahwa pada waktu yang disarankan anak-anak dan para masyarakat beribadah malah digunakan bermain yang tidak pada tempatnya. (*)