oleh

BNPB Beberkan Bukti Foto Karhutla di Riau Disengaja

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan di Riau disinyalir sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Sinyalemen itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Melalui akun Twitter, Sutopo memasang gambar kebakaran lahan di salah satu wilayah di Riau, dengan asap membubung tinggi.

Yang menjadi perhatian, ia memberi keterangan gambar bahwa pola terbakarnya lahan di Riau sudah terstruktur yaitu diduga karena adanya kesengajaan dibakar.

“Kebakaran hutan dan lahan di Mandau Riau. Ada pondoknya. Pola terstruktur. Penyebab: disengaja dibakar,” tulis Sutopo, di akun Twitter, Rabu (26/7/2017).

Di gambar, Sutopo memberi lingkaran merah di sebuah objek berwarna putih. Diduga objek berwarna putih ini adalah sebuah pondok, yang berada di ujung sebelah kiri dari zona terbakar. Pondok itu sama sekali tidak tersentuh api.

Berdasar keterangan di gambar, foto itu diambil dari helikopter Sikorsky S-61 pada hari Rabu, 26 Juli 2017, sekitar pukul 07.46 WIB. Heli Sikorsky S-61 merupakan salah satu heli yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau dari udara dengan metode water bombing.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, sebanyak 46 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera, Rabu. Enam di antaranya berada di Riau, yang tersebar di Pelalawan dengan dua titik panas, kemudian Bengkalis, Kuansing, Siak dan Inhu masing-masing satu titik panas.

Provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak di Sumatera kemarin adalah Lampung dengan sembilan titik panas, selanjutnya Jambi (8), Sumbar (7), Riau (6), Bangka Belitung (5), Sumut (4), Bengkulu (4), dan Sumsel (3).

Aparat Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau terus berjibaku untuk memadamkan setiap titik panas maupun titik api (fire spot) yang bermunculan. Termasuk melakukan water bombing dengan mengerahkan sejumlah helikopter.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman langsung turun ke lapangan untuk memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan. Ia bersama Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger terus melakukan patroli dengan heli BNPB. (*)