oleh

Status Darurat Segera Berakhir, Porensi Karhutla Masih Ancam Riau

SALISMA.COM (SC), PEKANBARU – Darurat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau akan berakhir 30 November 2017. Kendati saat ini sudah memasuki musim hujan, namun potensi kebakaran hutan dan lahan masih menjadi ancaman bagi Riau.

Komandan Satgas penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau, Brigjen TNI Edy Natar Nasution mengatakan, kondisi sekarang Riau saat ini terbantu adanya musim. Namun bukan jaminan untuk aman dari ancaman karhutla.

“Saya kira bisa saja diperlukan kembali perpanjangan status siaga. Apalagi ada iven Asian Games di Sumatera Selatan. Kita jadi daerah rawan selain Sumsel dan Jambi di Sumatra,” ujar Danrem usai rapat evaluasi satgas karhutla Riau, Kamis (09/11/2017).

Dia menyebutkan, dari perkiraan BMKG juga musim kering akan datang lebih cepat pada awal tahun. Sehingga dilakukan upaya antisipasi sejak jauh-jauh hari sebagai upaya preventif.

Dalam rapat evaluasi tersebut terungkap bahwa Riau masih belum aman dari Karhutla. Rapat evaluasi ini langsung dipimpin Dansatgas Penanggulangan Karhutla Brigjen TNI Edy Natar Nasution didampingi Wadansatgas yang juga Kepala BPBD Riau Edwar Sanger bersama semua pihak yang terkait dalam penanggulangan kebakaran.

Dalam evaluasi tersebut disampaikan seluruh kegiatan yang sudah dilakukan selama penerapan status siaga darurat Karhutla yang sudah diterapkan sejak awal tahun 2017 silam tersebut.

Dengan adanya rapat evaluasi ini juga merupakan upaya mengambil status selanjutnya apakah status siaga darurat Karhutla akan dilanjutkan ataupun tidak dilanjutkan. Karena status siaga darurat akan berakhir 30 November mendatang. (*)