oleh

Dampak Karhutla di Kota Dumai, Puluhan Warga Kena ISPA

SALISMA.COM (SC), DUMAI – Data Dinas Kesehatan Kota Dumai, sejak Februari 2018 tercatat 56 kasus ISPA. Hal ini dampak kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.

Para pasien ISPA sudah mendapat perawatan di pusat pelayanan medis. Mereka mendapat penanganan medis di Puskesmas dan rumah sakit di Kota Dumai. Ada dugaan para pasien pengidap ISPA sebagai dampak kondisi kabut asap.

“Alhamdulillah mereka sudah mendapat penanganan. Saat ini belum ada korban meninggal akibat ISPA,” terang Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Paisal, Rabu (21/2).

Paisal mengimbau agar anak-anak mengurangi aktifitas di luar ruangan. Mereka sebaiknya berada di dalam ruangan saat berada di rumah atau sekolah. Ia juga berpesan agar masyarakat banyak minum air putih.

“Bila memang ada gejala ISPA atau penyakit akibat kabut asap, kami imbau agar segera berobat ke puskesmas atau layanan kesehatan terdekat,” imbaunya.

Informasi yang dirangkum, sebanyak 22 dari 33 kelurahan di Kota Dumai terkena dampak Karhutla di Kota Dumai. Lokasi yang terdampak menyebar hingga sembilan titik berbeda. Luas lahan yang terbakar di Kota Dumai sejak Januari 2018 berkisar 32 hektare.

Lahan yang terbakar berada di enam kecamatan dari tujuh kecamatan yang ada. Kebakaran lahan terjadi di Dumai Timur, Dumai Barat, Dumai Selatan, Medang Kampai, Bukit Kapur hingga Sungai Sembilan. Satu kecamatan yang tidak terdapat kebakabaran lahan hanya Dumai Kota.

Tim gabungan dari berbagai unsur masih berjibaku melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik. Mereka ingin memastikan api tidak muncul lagi usai pemadaman berlangsung.

“Mayoritas titik api dan titik asap sudah padam, kini dalam upaya pendinginan,” terang Kasdim 0320/Dumai, Mayor (Arh) Sudiyono.

Menurut Wakil Komandan Sub Satgas Karlahut Kota Dumai ini, para personel gabungan Kodim Dumai, Kepolisian Dumai, BPBD Dumai, Manggala Agni dan regu pemadam melakukan pemadaman di kawasan Dumai Motor. Mereka mengantisipasi agar api tidak meluas. (*)