Danau Tasik Air Putih, Wisata Alam Meranti yang Dikelilingi Hutan Lindung

SALISMA.COM (SC) – Di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti ada objek wisata alam, namanya Danau Tasik Air Putih.

Tasik Air Putih merupakan danau dengan air yang jernih dan tawar dengan ukuran sekitar 800 Meter persegi.

Danau ini dikelilingi hutan lindung yang menjadi kawasan suaka margasatwa.

Di kawasan ini terdapat rimbunnya pohon-pohon seperti kayu jenis punak, meranti, ramin dan kayu alam lainnya.

Uniknya, di atas danau di bagian tengah-tengah terdapat banyak sekali kelelawar yang berterbangan sehingga membuat pemandangan semakin indah.

Tasik Air Putih saat ini telah dikembangkan menjadi air bersih di beberapa desa di Kecamatan Rangsang Kabupaten Meranti.

Samsul (27) seorang warga yang berdomisili di sana mengatakan, dahulunya danau ini memang terdapat air yang jernih. Namun setelah wanita haid mandi di dalam danau tersebut maka airnya berubah menjadi merah.

“Dari mitos yang berkembang di masyarakat, seperti itu,” katanya seperti dikutip Salisma.com dari bertuahpos.

Warga lain bernama Rangga (21) juga mengatakan, bahwa di Danau Tasik Air Putih itu belum ada orang-orang yang berjualan karena jarak yang cukup jauh yang tidak bisa ditempuh pakai kendaraan dengan kondisi jalan yang kurang memadai.

Cara menuju ke lokasi ini, dari Kota Pekanbaru maka bisa menempuh dengan dua rute. Rute pertama menggunakan jasa transportasi umum menuju ke pelabuhan Buton selama lebih kurang 4 jam perjalanan darat. Dari Pelabuhan Buton naik kapal Tenggiri menuju Kecamatan Rangsang.

Setelah sampai di Rangsang kemudian menempuh perjalanan darat untuk sampai ke lokasi Tasik Air Putih.

Jika kita lebih suka naik kapal durasinya akan lebih lama. Dari Pekanbaru perjalanan akan dimulai di Pelabuhan Sungai Duku.

Ongkos kapal Pekanbaru sampai selat panjang sekitar Rp165 ribu. Dari Pelabuhan Sungai Duku, lama perjalanan kapal kurang lebih 30 menit menuju perawang.

Selanjutnya, perjalanan akan ditempuh melalui jalur darat dengan naik bus ke pelabuhan Buton. Lama perjalanan sekitar 2 jam perjalanan.

Lalu dari Buton, perjalanan dilanjutkan dengan kapal menuju ke Selat Panjang sekitar 1 jam lebih perjalanan.

Setelah sampai di Selat Panjang maka perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Rangsang dengan menggunakan Speed Boat Kepau Jaya dengan ongkos Rp75 ribu per orang. (bmg)