SALISMA.COM (SC) – Pasangan suami dan istri (Pasutri), Idham dan Sari, sudah sejak lama menekuni usaha batu nisan di Pekanbaru. Mereka saling membahu dan menjadi mitra yang baik agar usaha ini tetap berjalan, sebab inilah ladang nafkah bagi mereka untuk menghidupi keluarga. Tempat usahanya berada di Jalan Sukarno-Hatta.
“Sudah 8 tahun kami jalani usaha ini. Hanya berdua kami bekerja,” kata Sari, saat berbincang dengan bertuahpos.com, Rabu, 17 Oktober 2018 di Pekanbaru.
Sari tugasnya membentuk batu nisan sesuai dengan pesanan. Sementara sang Suami, bertugas membuat atau ukiran tulisan-tulisan di papan nisan.
Untuk bahan membuat nisan biasanya mereka menggunakan bahan semen, granit, keramik dan alat-alat pembentuk dan ukir lainnya.
Sari menyebutkan untuk harga satu Nisan bervariasi, tergantung bahan yang digunakan dan tingkat kerumitannya.
“Untuk harga biasanya tergantung bahan dan tingkat kerumitannya dek, ada yang Rp 1,5 juta ada juga yang Rp5 jutaan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, batu nisan ini banyak orang yang minat waktu bulan-bulan ramadhan dan hari-hari besar. Untuk satu bulannya pasangan suami-istri ini bisa menyelesaikan 7 hingga 10 pesanan dan satu batu nisan perlu 3 hari penyelesaian.
“Tidak menentu sih dek berapa perbulannya, bulan lalu Alhamdulillah lumayan dapat orderan 7 sampai 10 gitu, waktu pengerjaan satu nisan 3 hari,” ujarnya kembali. (smg2)

