5 Tips Berikut Bisa Bantu Atasi Ketakutan Naik Pesawat

SALISMA.COM (SC) – Bagi traveler yang kali pertama terbang atau jadi takut terbang terutama setelah kejadian jatuhnya salah satu pesawat domestik belum lama ini, jangan kuatir. Ada beberapa cara untuk mengatasi rasa takut terbang.

Dikutip Salisma.com dari detikTravel, ada sejumlah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengusir rasa takut terbang:

1. Konsultasi ke psikolog

Rasa trauma atau takut tidak bisa traveler atasi sendiri. Kamu harus mencari bantuan ke orang yang benar-benar paham akan situasimu, yaitu psikolog.

Biasanya psikolog punya cara tertentu atau terapi yang dapat dilakukan untuk menghilangkan fobia atau takut terbang. Cobalah untuk melakukan Cognitive Behavioural Therapy (CBT) and Acceptance and Commitment Therapy (ACT) untuk meredakan rasa takut atau tidak nyaman yang kamu rasakan saat naik pesawat.

2. Belajar meditasi

Meditasi bisa membantu traveler untuk menenangkan pikiran dan mengatasi rasa cemas. Pelajarilah teknik pernafasan supaya traveler merasa rileks selama penerbangan.

Banyak-banyak meditasi juga akan membantu traveler untuk berpikir jernih, meraih energi positif, dan peka terhadap situasi. Apabila pikiran tenang dan jauh dari hal-hal negatif, niscaya rasa takut terbang itu akan hilang.

3. Mulai berani ke bandara dan melihat pesawat

Setelah ke psikolog dan rutin meditasi, mulailah berani lagi ke bandara. Tidak perlu sampai naik ke pesawat dulu, tapi dengan melihat pesawat lalu-lalang, itu akan membantu

Belajar melawan ketakutan terbang, memang harus dengan membiasakan diri dengan suasana penerbangan. Kamu bisa ke bandara dan melihat-lihat suasana dan pesawat terbang agar mengurangi rasa takut.

4. Informasikan rasa takut terbang ke kru kabin

Apabila sudah siap naik pesawat, jangan lupa informasikan ke kru kabin yang bertugas bahwa traveler punya trauma atau takut terbang. Informasi ini berguna bagi para pramugari, jika ada momen-momen saat Anda memerlukan bantuan.

Contohnya ketika terjadi turbulensi. Jika tahu Anda punya fobia terbang, tentu pramugari akan sigap dan mencoba menenangkan kamu yang sedang ketakutan.

5. Sabar dan terus berusaha

Menghilangkan rasa takut terbang memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi proses ini harus dijalani dan dilakukan agar rasa takut ini bisa hilang.

Bagi seseorang yang mengalami trauma, waktu adalah obat terbaik untuk menyembuhkannya. Traveler bisa pelan-pelan mengikis rasa fobia. Kalau traumanya menengah, bisa latihan pelan 3-4 bulan usai kejadian. (detikcom)