Rohil Manfaatkan Hasil Hutan Tanpa Merusak

SALISMA.COM (SC) – Selama ini memanfaatkan hasil hutan terkesan merusak. Namun Dinas Kehutanan (Dishut) Rokan Hilir mempunyai program bermanfaat untuk memanfaatkan hasil hutan tanpa merusak. Program ini sudah dikembangkan di Kecamatan Rimba Melintang. Wilayah ini dinilai memiliki potensi yang sangat besar.

“Potensi kita banyak untuk lebah madu. Karena sumber bahan baku dari bunga sawit. Daerah kita banyak sawit jadi bisa di jadikan budidaya Lebah Madu,” ungkap Bupati Rohil, Suyatno melalui Kepala Dinas Kehutanan Rohil.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sudah melakukan pelatihan Pengembangan Hasil Hutan non Kayu Alih Teknologi Budidaya Lebah Madu di aula Kantor Camat Rimba Melintang.

Belasan peserta yang mengikuti ini diberikan pemahaman terlait budidaya lebah madu. Apalagi banyak masyarakat yang sudah memulai secara pribadi. “Tugas kita bekali dengan ilmu. Berikan pengetahuan sehingga diharapkan bisa berhasil,” katanya.

Setiap peserta akan mendapatkan kloni lebah yang didatangkan dari Kuok, Kabupaten Kampar. Peserta dibekali pengetahuan budidaya lebah madu dan diberikan baju serta masker. Tak hanya itu peserta juga diberikan smoker alat untuk panen lebah.

Apabila berhasil budidaya lebah madu ini akan bisa menambah penghasikan bagi masyarakat. Bahkan apabila ditemuni bisa menjadi penghasilan utama bagai masyarakat. “Inilah potensi yang besar yang akan kita garap dengan tetap menjaga kelestarian hutan di Rokan Hilir. Tentu saja hal ini dibuat dan didukung oleh pemerintah rohil,” jelasnya.

Kecamatan Rimba Melintang memikiki potensi. Saat ini maaih banyak wilayah hutan yang subur serta didominasi oleh wilayah pertanian. “Kalau petani padi biasanya gigih. Makanya sasaran kita adalah para petani yang mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu ini, “tambahnya.

Kalau lebahnya menyebar, lanjut Rahmatul, tentu saja bermanfaat untuk kenaikan produksi tanaman pertanian. Budidaya Lebah Madu sangat ramah lingkungan. Peternaknya juga bisa siapa saja. Baik laki-laki maupun perempuan , tua ataupun muda.

“Semoga dengan budidaya ini, selama 6 bulan kedepan kita dapat melihat hasilnya. Kalo berhasil, kita akan terus kembangkan budidaya lebah madu ini,” harapnya.

Untuk di Riau yang sudah berhasil didaerah Kuok, Kabupaten Kampar. Rohil bertekad menyamai bahkan lebih berhasil untuk rohil sebagai sentra penghasil Lebah Madu di Riau. (Adv)