Tips Menghafal Qur’an oleh Juara 1 Hifzil Qur’an MTQ Riau 2018

SALISMA.COM (SC) – Sudah banyak cabang Hifzil Qur’an yang dijuarai Indah sejak tahun 2017. Gadis bernama lengkap Rizki Indah Lestari ini ternyata sudah memulai mengenal al-qur’an sejak umur 3 tahun. Sejak kecil, kata Indah, ia selalu mendengarkan kaset yang selalu didengarkan oleh orang tuanya di rumah maupun di perjalanan hingga lambat laun ia mampu menghafal juz 30.

Dihubungi lewat pesan singkat pada Kamis (20/12/2018) Indah bercerita awal mula ia menghafal al-qur’an secara otodidak. Bersama dengan sang kakak (almh), dahulu ia sering berlomba jumlah hafalan dan irama yang benar. Irama pembacaan al-qur’an yang sering ditirunya adalah irama khas Syeikh Mishary Rasyid Al-Afasi.

Hafizah yang merupakan mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling 2016 Universitas Riau ini pun mengakui tidak mudah untuk meraih gelar juara. Butuh proses dan latihan berulang yang harus dilakukan.

“Setiap habis maghrib aku disimak hafalanku sama mama lewat telepon, di tes hafalan biar makin lancar gitu,” jelasnya.

Pernah menyabet Juara II dalam Hifzil Qur’an 10 juz 2018 MHQ Darunnajah Se-Asean, membuatnya tak merasa tinggi hati. Ia selalu merendah dan mendekatkan diri pada Sang Pencipta untuk minta pertolongan dilancarkan hafalannya.

Ia juga memberikan tipsnya agar mudah menghafal al-qur’an.

“Pertama harus ada niat yang kuat dulu karena ngafal qur’an itu bukan gampang, tapi kalo yakin pasti dikasih kemudahan sama Allah” kata gadis asal Kecamatan Tualang Kabupaten Siak itu.

Selanjutnya ia menambahkan untuk terus tekun dan rajin mengulang hafalan karena menjaga hafalan adalah hal yang lebih sulit. “Kemudian jaga diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik agar hafalannya tidak hilang,” tambahnya.

Semangatnya dalam menghafal al-qur’an seolah tak pernah surut, hal itu disebabkan oleh tujuan mulianya. “Tujuan akhir menghafal al-qur’an itu untuk memberikan mahkota untuk kedua orang tua di surga kelak,” ujarnya. (Yana Mezufri)