oleh

Penjabat Bupati Inhu Tinjau Lokasi Hilangnya Yurnalis

SALISMA.COM, LIRIK – Penjabat Bupati Indragiri Hulu H Kasiarudin, Rabu (30/9) siang mengunjungi Desa Seko Lubuk Tigo, Kecamatan Lirik. Kedatangan Penjabat Bupati Inhu ini untuk melihat secara langsung lokasi hilangnya Yurnalis, mantan Kepala SDN 010 Banjar Balam yang juga warga Desa Sukajadi sejak Minggu (27/9) sore kemarin.

Turut mendampingi Penjabat Bupati Inhu pada peninjauan tersebut, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu Hendry, Kepala Bagian Pengelolaan Aset Setda Inhu Illyanto, Plt Camat Lirik serta Kepala Desa Seko Lubuk Tigo. Tampak hadir dilokasi tersebut Administratur PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) Sumarno serta CDO PT TPP Sukmayanto.

Dilokasi hilangnya Yurnalis, Penjabat Bupati Inhu melihat sepeda motor yang digunakan Yurnalis sebelum hilang dan bertemu dengan anak kandung korban bernama Yesi serta sejumlah warga yang terus melakukan pencarian terhadap korban. Penjabat Bupati H Kasiarudin kemudian mengajak warga yang hadir untuk berdoa bersama agar Yurnalis dapat segera ditemukan.

“Pemerintah Kabupaten Inhu prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara kita Yurnalis ini. Beliau orang baik dan juga guru mengaji. Karena itu, saya berharap kepada keluarga dan masyarakat berikhtiar serta berdoa agar Yurnalis dapat segera ditemukan,” ujar Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin.

Selain itu, Penjabat Bupati Inhu juga berharap pihak keluarga sabar menerima cobaan ini serta mengajak masyarakat untuk tetap fokus melakukan pencarian terhadap Yurnalis. “Semua kejadian ini pasti ada hikmahnya. Kita berdoa semoga Allah SWT segera menunjukkan jalan bagi Bapak Yurnalis agar segera kembali,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya pada sejumlah media massa, Yurnalis, warga Desa Sukajadi, Kecamatan Lirik hilang secara misterius sejak Minggu (27/9) sekitar pukul 17.15 Wib. Korban hilang setelah membantu melakukan pemadaman api dikebun sawit milik temannya yang bersebelahan dengan kebun korban di Desa Soko Lubuk Tiga, Kecamatan Lirik. Hingga Rabu (30/9) siang, korban Yurnalis belum berhasil ditemukan.