Pasca Tragedi Kebakaran Pabrik, Polisi Hentikan Operasional Perusahaan Korek Api

BINJAI – Pasca kebakaran pabrik mancis atau korek gas di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumut, yang menewaskan 30 orang,  Polda Sumatera Utara dan Polres Binjai menyegel tiga perusahaan lainnya untuk kepentingan penyidikan.

Ketiga perusahaan yang disegel itu yakni perusahaan induk pabrik pemantik yang bernama PT Kiat Unggul dan beroperasi di daerah Diski, Kabupaten Deliserdang. Kemudian dua anak perusahaan lain yang berada di bawah naungan Kiat Unggul.

“Untuk mempercepat proses produksi, PT Kiat Unggul membangun tiga pabrik rumahan yang bertugas merakit pemantik. salah satunya pabrik di Langkat yang terbakar. Operasional seluruh pabrik untuk sementara dihentikan,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Atmaja, Minggu (23/6/2019).

Dilansir dari CNNIndonesia, untuk penanganan korban kebakaran, ada 21 mobil ambulans terpantau memasuki kawasan RS Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (22/6) malam. Seluruh ambulans tersebut datang dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

“Ada yang milik rumah sakit, puskesmas, termasuk satu ambulans PMI Langkat. Ambulans yang datang tersebut membawa serta 15 peti jenazah,” kata Koordinator Ambulan RSUD Tanjungpura, Abu Sama.

Ambulans tersebut diminta untuk siaga di sekitar rumah sakit, mengantisipasi jika ada jenazah yang akan dipulangkan. Sementara, ambulans lain dari Langkat dan Kota Binjai juga masih dalam perjalanan.

Rencananya, jumlah ambulan yang parkir di sana, sama dengan jumlah korban tewas akibat musibah kebakaran yang terjadi di pabrik pemantik di Langkat, yakni 30 orang.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di pabrik pemantik (korek api gas) di Dusun II Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian ini, 30 orang dinyatakan tewas, lima di antaranya merupakan anak-anak. Korban tewas karena terjebak di salah satu ruangan lantaran tak bisa meloloskan diri dari kobaran api yang cepat membesar. ***

Share