oleh

IPO Gojek dan Tokopedia, Saham Techno Diperkirakan Makin Atraktif

SALISMA.COM – Saham techno diperkirakan akan semakin atraktif dengan hadirnya dua unicorn Gojek dan Tokopedia yang juga akan melantai di pasar modal.

Bahkan, jika unicorn atau decacorn ini melakukan penawaran umum di pasar perdana (initial publik offering/IPO), bakal jadi IPO terbesar dalam sejarah Indonesia.

Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir mengatakan tebakan yang paling dekat untuk dua perusahaan teknologi yang bakal hadir di pasar bursa adalah Gojek dan Tokopedia yang memang gencar disebut-sebut.

“Dua dari tiga perusahaan digabung, akan jadi sejarah IPO terbesar dalam sejarah republik,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, secara size kedua tech conglomerate, dengan pihak terkait akan dijaga kepentingan saham publik minoritas.

“Itu juga kita jaga tapi saya rasa prospek bagus. Sebagai regulator, kami melihat di bursa sangat luar biasa dan diperlukan,” kata Pandu tanpa menyebutkan perusahaan teknologi yang akan IPO tersebut, dalam acara Capital Market Outlook, Senin 22 Februari 2021.

Menurutnya, kehadiran dua perusahaan digital besar itu di bursa domestik akan membuat indeks sektor teknologi semakin atraktif.

Termasuk akan memberikan menguntungkan buat PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), sebagai salah satu pemegang saham saham Gojek.

Pandu mengatakan, untuk mengukur valuasi saham perusahaan teknologi atau startup, tidak hanya dari tingkat profitabilitas.

Tapi juga harus dilihat forward looking dari potensial growth, market share.

Jika di Amerika Serikat ada delapan perusahaan dengan market capital terbesar dari perusahaan tekno, maka di Indonesia Gojek, melalui Gopay juga termasuk yang terbesar di Asia tenggara.

“Potensinya luar biasa,” tambah Pandu. (mg1/bpc)