oleh

Masih Pandemi Covid-19, Jasa Raharja Riau Lakukan Penyesuaian Kegiatan 2021

-finance-134 views

PEKANBARU, SALISMA.COM (SC) – PT Jasa Raharja Riau masih akan melakukan penyesuaian kegiatan di tahun 2021. Hal ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini.

Kabag Operasional PT Jasa Raharja Riau, melalui Kasubbag SW dan Humas Jasa Raharja Riau Hamzah Arridho mengungkapkan, beberapa kegiatan kemungkinan besar tidak lagi bisa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika pandemi Covid-19 belum melanda.

“Memang untuk kegiatan kita di tahun 2020 sangat dibatasi, dan kemungkinan kondisi yang sama juga akan berlanjut di tahun ini. Kami menyadari bahwa Covid-19 telah melumpuhkan banyak sektor sehingga memaksa kita untuk tetap berinovasi ke depan,” ungkapnya kepada Bertuahpos.com, Minggu, 14 Maret 2021.

Dia menambahkan, beberapa kegiatan yang biasanya dilakukan secara tatap muka, namun pada tahun 2020 dan tahun 2021 ini akan dilakukan secara virtual, terutama program edukasi Jasa Raharja Mengajar [JR Mengajar].

Hamzah Arridho mengungkapnya program ini biasanya dilakukan secara tatap muka, namun sejak 2020 dialihkan secara virtual. Hal yang sama kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tahun ini.

“JR mengajar ini salah satu program yang sangat penting terutama untuk pada siswa SMK, dan SMA/Sederajat. Di mana, masa-masa itu adalah waktu peralihan usia mereka untuk mendapatkan SIM. Jadi pendidikan tentang lalu lintas serta menanamkan nilai-nilai hak dan kewajiban mereka dalam berkendara menjadi sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Selain itu pada 2020, ungkap Hamzah Arridho, pihak Jasa Raharja Riau juga ikut berkontribusi dalam upaya pemerintah untuk menekan penyebaran kasus Covid-19, yakni dengan menyalurkan bantuan alat pelindung diri atau APD, alat cuci tangan portable, dan lain-lain.

Bantuan itu diberikan untuk mendukung pekerjaan para medis dalam menanggulangi pasien Covid-19, serta instansi-instansi lain yang berkaitan dengan lalu lintas. “Alat cuci tangan potable itu juga kami salurkan ke pos lantas, terminal dan tempat-tempat untuk angkutan umum lainnya,” sebut Hamzah Arridho. (mil/bpc)