oleh

Percepat Pengembangan Labuan Bajo, Pemerintah Bentuk Badan Khusus

-Travel-55 views

SALISMA.COM (SC), LABUAN BAJO – Pemerintah akan membentuk Badan Otoritas Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo (‎Labuan Bajo Tourism Authority). Badan ini diperlukan untuk mendorong dan mempercepat pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan, adanya badan ini akan membuat Labuan Bajo terkenal ke seluruh dunia.‎ Hal ini karena pembangunan pariwisata di kawasan tersebut akan lebih terencana dan terarah.

“Kita perlu bangun Badan Otoritas Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo atau Labuan Bajo Tourism Autority‎. Agar supaya bisa mempercepat proses pengembangan pariwisata. Itu akan membuat Labuan Bajo terkenal di dunia ,” ujar dia di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang dilansir dari Liputan6, Senin (27/6/2016).

Menurut Rizal, badan ini nantinya akan membawahi semua proses dan kebijakan yang terkait dengan pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo. Termasuk untuk pembangunan infrastruktur di kawasan ini.

“Dengan infrastruktur yang akan kita bangun, badan otoritas kita siapkan. Sehingga ada suatu manajemen yang bisa mempercepat proses pengembangan pariwisata. ‎Kita rekrut profesional yang punya target, dalam 5 tahun harus bagus. Kita tunggu Kepres (Keputusan Presiden),” kata dia.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Bidang Regional Planning Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Bambang Susanto mengatakan, pembentukan badan ini untuk mengatasi permasalahan multimanagemen yang sering menjadi penghambat pengembangan sektor pariwisata.

Pembentukan badan otorita ini hampir sama dengan Badan Otorita Danau Toba, Sumatera Utara. Badan ini juga akan melibatkan pemerintah daerah untuk turut membantu menyediakan lahan dan perizinan agar pengembangan pariwisatanya berjalan cepat.

“Kami telah menyiapkan konsep badan otoritas tersendiri untuk kawasan Labuan Bajo. Dari pengalaman di Danau Toba, kami akan memberikan yang terbaik untuk lokasi wisata Labuan Bajo sebagai New Tourism Territory,” ungkap Bambang.