oleh

Dikejar-kejar TNI, Ketabrak Mobil, Masih Coba Kabur…

-News-12 views

SALISMA.COM (SC), MAKASSAR – Astriadi tak pernah bermimpi bakal dikejar tentara, ditabrak mobil lalu diburu oleh massa. Namun itulah yang terjadi pada remaja nan baru berusia 17 tahun tersebut.

Sabtu (27/8) malam, ABG warga Jalan Maccini Raya, Makassar, Sulawesi Selatan itu beraksi. Dia berhasil merampas dompet berisi ponsel milik pengendara wanita di depan rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman.

Namun aksi Astriadi ini terlihat anggota POM TNI yang sedang berjaga di Markas Denpom, tak jauh dari lokasi kejadian. Seorang anggota POM, Prada Sofyan langsung melakukan pengejaran. Pelaku yang menggunakan sepeda motor Mio warna putih DD 3520 XY dikejar hingga ke Jalan Kalampeto.

“Sepeda motor pelaku melaju kencang kemudian menabrak sebuah mobil dari arah berlawanan. Setelah terjatuh, pelaku masih berusaha kabur dengan meninggalkan sepeda motornya. Warga sekitar lokasi yang melihat peristiwa ini kemudian ikut mengejar pelaku,” kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin kepada Berita Kota Makassar, Minggu (28/8).

Pelaku yang berhasil diringkus kemudian digelandang ke Markas Den POM, berikut barang bukti dompet berisi satu ponsel merek Oppo A73, satu ponsel merek Nokia X2, satu lembar ATM BRI, KTP dan SIM C, serta sepeda motor yang digunakan pelaku.

Korban begal, Satriana (25), warga Malakaji, Kabupaten Gowa serta rekannya Masrita (34), warga Jl Toddoppuli IV, Makassar kemudian diarahkan ke Mapolsek Ujung Pandang untuk melapor.

Di depan petugas, Astriadi mengaku, sebelum menjalankan aksinya dia mengonsumsi tiga butir obat daftar G jenis Tramadol. Astriadi juga mengaku berstatus warga binaan Depertemen Sosial di Salodong dalam kasus jambret.

 

(JPNN.com)