oleh

BUMD Riau Harus Berusaha Rebut Blok Peninggalan CPI

SALIMSA.COM, PEKANBARU – Dalam beberapa tahun mendatang,  kontrak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Blok Rokan tidak lama lagi akan berakhir. Dengan berakhirnya masa kontrak tersebut maka, kesempatan BUMD Riau untuk mengelola bekas minyak PT CPI tersebut sangat terbuka.
Ketua Komisi C DPRD Riau Aherson kepada salisma.com Rabu (18/8/2015) mengatakan bahwa jangan sampai BUMD Riau tidak dapat mengelola blok-blok minyak yang nantinya akan ditinggalkan Chevron.
“Seperti Blok Kampar, kan yang ambil alih Pertamina, kalau tidak kita ambil kesempatan, kapan lagi. Kalau diambil lagi dan bukan BUMD, lemah BUMD kita,” ujar Aherson.
Bagaimanapun juga, modal untuk bisa mengelola minyak memang sangat besar, begitu juga dengan biaya operasional yang cukup besar. “Kita harus ambillah kesempatan ini, dan pemerintah berikan kepada BUMD yang bisa mengelola ladang minyak,” jelasnya.
Biasanya, ketika akan berakhir masa kontrak Chevron, terlebih dahulu akan  diberikan surat pemberitahuan kepada Pemprov bawah kontrak CPI sudah habis.
“Tapi yang jelas, BUMD kita yang jangan sampai seperti Riau Petroleum, mereka tidak menghasilkan apa-apa. Sekarang ini tergantung lobi pemprov saja untuk kelola bekas ladang minyak CPI nantinya,” tutupnya. (iqbal)